PRODESANEWS.COM | PEKANBARU – Untuk meningkatkan perekonomian masyarakat melalui Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), Komandan Korem (Danrem) 031 Wira Bima Brigjen TNI Parlindungan Hutagalung bersama Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar, meluncurkan mesin serut lidi sawit di Lapangan Makodim Pekanbaru, RiauRabu (29/6/2022).
Alat penyerut lidi sawit itu diperkenalkan dan diluncurkan secara resmi guna meningkatkan potensi UMKM dalam menghasilkan berbagai karya dan produk layak jual tinggi berbahan dasar lidi sawit
Bupati Bengkalis diwakili Kadis Perindustrian dan Perdagangan, Zulpan mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis mengapresiasi atas kepedulian Danrem 031 Wira Bima dalam memberikan dukungan kepada UMKM. Seperti diketahui saat ini berlimpah bahan bakunya, khususnya di Negeri Junjungan.

“Selain tandan buah segarnya, lidi sawit juga dapat dijadikan berbagai alat dan produk kerajinan berupa sapu lidi, piring, vas bunga, bahkan produk kerajinan lainnya yang sangat diharapkan untuk dikembangkan,” ujarnya.
Zulpan menambahkan, alat serut lidi baru ini hanya diproduksi sekitar 35 unit, dan akan disebarluaskan ke seluruh Provinsi Riau, dalam waktu dekat akan didistribusikan kepada masyarakat.
“Dengan mesin itu nantinya akan meningkatkan produktifitas dan pengembangan pelaku usaha UMKM di Negeri Junjungan. Dengan mesin itu nantinya terkhusus untuk pengrajin lidi sawit tentu akan lebih mudah dan cepat dalam melepaskan lidi dari daun sawit,” pungkasnya.

Disisi lain, Komandan Kodim (Dandim) 0303 Bengkalis, Letkol (Inf) Endik Yunia Herman mengucapkan terima kasih karena Kabupaten Bengkalis mendapatkan mesin serut lidi dari Komandan Korem (Danrem) 031 Wira Bima.
“Ketahuilah Kabupaten Bengkalis menjadi salah satu daerah yang memiliki kekayaan alam seperti kelapa sawit yang luas dan sangat mungkin dikembangkan untuk berbagai produk dan kerajinan berbahan dasar lidi sawit,” ucap Endik singkat.
Sebelumnya, Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar saat menghadiri launching tersebut mengatakan, mesin serut lidi ini tentunya akan bermanfaat bagi usaha kecil dan usaha mikro di desa.
“Alhamdulillah, pada hari ini kami bersama Dandrem melakukan kegiatan launching pemanfaatan mesin alat untuk serut lidi yang ini merupakan inovasi yang di selenggarakan oleh pak Dandrem dengan Dandim artinya diharapkan bisa digunakan untuk UMKM,” kata Gubri.

Lanjutnya, melalui mesin serut lidi ini bisa membantu usaha-usaha kecil dan mikro yang ada di berbagai desa yang ada di Riau ini. Terkhusus bagi daerah penghasil sawit yang bisa dimanfaatkan lidi nya.
“Kita ketahui bahwa Riau ini penghasil sawit yang selama ini juga lidi ini hanya digunakan untuk biasa-biasa saja. Namun lidi juga saat ini dibutuhkan oleh beberapa negara,” ujarnya.
Saat ini beber Gubri, di beberapa negara membutuhkan lidi, sehingga bahan baku lidi ini menjadi komoditi ekspor. Untuk itu, pihaknya mengapresiasi Korem 031/WB mempunyai inovasi dengan membuat mesin ini, sekaligus juga mesin ini dapat dimanfaatkan kepada UMKM yang ada di berbagai daerah di Provinsi Riau ini.
“Semoga dengan mesin serut lidi ini dapat bermanfaat bagi masyarakat serta dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat kita di Riau,” harapnya.

Sementara itu, Komandan Korem (Dandrem) 031/ WB, Brigjen TNI Parlindungan Hutagalung menyampaikan, mesin serut lidi sawit bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) oleh Wira Bima Korem 031/WB ini, merupakan upaya membantu UMKM dan meningkatkan secara keseluruhan ekonomi di Provinsi Riau.
Menurutnya, Korem memiliki beberapa program yang bisa disinergikan dan bertujuan membantu Pemerintah Daerah (Pemda) dalam setiap segmen. Maka pada kesempatan tersebut, pihaknya yakni Korem berpartisipasi membantu Pemda khususnya dalam meningkatkan pendapatan maupun perekonomian masyarakat melalui mesin serut di sawit ini.
“Yang sebetulnya sudah kita buat sebulan yang lalu, di samping kemarin kita puasa dan lebaran maka pada hari inilah kesempatan yang baik disamping silaturahim maka kami ingin mengekspos mesin ini kepada seluruh pejabat pemerintah provinsi dan kabupaten kota se Riau,” katanya Brigjen TNI Parlindungan Hutagalung.

Ia menambahkan, kegunaan lidi ini juga bisa dimanfaatkan untuk hio atau juga bahan kampas rem. Namun hal ini juga membutuhkan teknologi untuk membuatnya. Bahan baku lidi ini juga merupakan bahan komoditi ekspor.
“Kalau produknya sudah bisa banyak, bisa dilakukan ekspor seperti ekspor ke India,” lanjutnya.
Untuk itu, Brigjen TNI Parlindungan Hutagalung ini berharap inovasi berupa mesin serut lidi ini benar – benar bisa bermanfaat bagi masyarakat, khususnya bagi para pelaku UMKM di daerah.
“Semoga ini benar-benar bisa dimanfaatkan dengan baik, menjadi nilai potensi untuk pertumbuhan ekonomi di Riau,” harapnya.
Sebagai informasi, mesin serut lidi hasil modifikasi oleh Korem 031/WB saat ini berjumlah 30 mesin, dan pihaknya juga membeli mesin serut lidi yang sejenis sebanyak 33. Dan akan dibagikan kepada 8 Kodim yang tersebar se Provinsi Riau masing-masing 4 mesin serut lidi.(*)








