Menu

Mode Gelap

Pemerintah Daerah ยท 14 Apr 2026 13:30 WIB ยท

Menjemput Ingatan Raja Siantar yang Dibuang ke Bengkalis


 ๐Ÿ“ธ Makam Sang Raja Naulauh Damanik di Bengkalis diziarahi Pemkab Simalungun. Perbesar

๐Ÿ“ธ Makam Sang Raja Naulauh Damanik di Bengkalis diziarahi Pemkab Simalungun.

Prodesanews.com | Bengkalis โ€“ Rombongan Pemerintah Kabupaten Simalungun mendatangi kompleks pemakaman di Desa Senggoro, Kecamatan Bengkalis, Selasa, 14 April 2026. Mereka melakukan ziarah ke makam Sang Raja Naulauh Damanik sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi ke-193 Kabupaten Simalungun.

Bupati Simalungun H. Anton Achmad Saragih dan Wakil Bupati Benny Gusman Sinaga memimpin langsung perjalanan batin ini. Perwakilan Pemkab Bengkalis, Johansyah Syafri dan Andris Wasono, menyambut hangat kedatangan rombongan tersebut. Di depan pusara, para peziarah memanjatkan doa khusyuk untuk menghormati jasa pahlawan dari Sumatera Utara itu.

Sejarah mencatat pemimpin ke-14 dari Dinasti Siantar ini sebagai pejuang yang gigih melawan kolonialisme sejak 1857. Belanda menangkapnya pada 1904 karena ia teguh menolak tunduk pada penjajah. Pemerintah kolonial kemudian membuangnya ke pengasingan di Riau hingga mengembuskan napas terakhir pada 1914. Selain memimpin perang, beliau memelopori penyebaran agama Islam di wilayahnya.

“Kami mengunjungi makam ketujuh dalam rangkaian tahun ini. Kami mengapresiasi Pemkab Bengkalis yang merawat situs ini hingga menjadi Cagar Budaya,” ujar Bupati Anton. Ia juga mengundang jajaran tuan rumah untuk menghadiri puncak perayaan hari jadi di Simalungun, Sabtu mendatang.

Johansyah Syafri mengajak generasi muda untuk terus menjaga akar sejarah. Menurutnya, makam Sang Raja Naulauh Damanik memperkuat simpul budaya antara kedua daerah. “Bangsa yang besar menghargai pahlawannya,” tutur Johan.

Usai menaburkan bunga, rombongan bergerak menuju situs Penjara Tua di Jalan Pahlawan. Di sana, mereka meresapi sisa-sisa perjuangan masa lalu dan membayangkan penderitaan para tokoh yang menanggung beban pengasingan. Situs penjara kusam ini menjadi saksi bisu betapa beratnya perjuangan fisik maupun mental di masa kolonial.

Kunjungan ini membuktikan bahwa jasa pahlawan tetap hidup meski raga mereka telah tiada. Dari Bengkalis untuk Simalungun, penghormatan kepada Sang Raja Naulauh Damanik telah tuntas. Kunjungan ini sekaligus membuka peluang [kerjasama antar daerah] yang lebih erat di masa depan..[pnc/ril]

Baca Juga:  Jaringan Sabu Bengkalis Terbongkar, 5 Orang Ditangkap
Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pengedar Sabu Bernyanyi, Polisi Buru Bandar ke Sumbar

15 April 2026 - 20:20 WIB

Dua tersangka pengedar sabu Bathin Solapan berinisial S.T dan S.S saat diamankan di Mapolres Bengkalis.

Dapur Mewah di Atas Jalan Berlumpur

15 April 2026 - 16:52 WIB

Kendaraan Listrik Operasional MBG dan Ironi Guru di Jalan Lumpur

Elegansi Limbah di Panggung MTs Raudhatut Thullab Siak Kecil

15 April 2026 - 13:00 WIB

Siswa MTs Raudhatut Thullab mengenakan kostum dari barang bekas saat perayaan Milad MTs Raudhatut Thullab ke-36 di Bengkalis.

DPO Narkoba Diringkus, Pelarian LP Berakhir di Sel

15 April 2026 - 08:45 WIB

Penangkapan tersangka DPO narkoba Bathin Solapan berinisial LP oleh Tim Opsnal Polsek Mandau.

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Lintas Kabupaten di Bengkalis

15 April 2026 - 08:35 WIB

Tersangka pengedar narkoba RS beserta barang bukti sabu dan ganja di Mapolres Bengkalis.

Konflik Rumah Tangga di Bengkalis Berujung KDRT

14 April 2026 - 18:00 WIB

KDRT di Mandau, Bengkalis.
Trending di Hukrim