Prodesanews.com | BENGKALIS – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bengkalis, Fakhtiar Qadri, S.Sos., M.AP., melaksanakan kegiatan reses masa sidang I tahun 2024/2025 di Desa Pangkalan Batang Barat, Kecamatan Bengkalis, Kamis (19/12/2024). Acara ini berlangsung dari pukul 16.30 hingga 17.30 WIB dan dihadiri oleh tokoh masyarakat serta warga setempat.
Kegiatan reses ini merupakan momen penting bagi masyarakat untuk menjalin silaturahmi serta menyampaikan aspirasi mereka secara langsung kepada wakil rakyat. Acara dibuka dengan doa bersama, diikuti oleh sambutan dari Sekretaris Desa Pangkalan Batang Barat, Munawir, yang bertindak atas nama Kepala Desa. Dalam sambutannya, Munawir menyampaikan apresiasi kepada anggota DPRD Kabupaten Bengkalis, Fakhtiar Qadri, atas kunjungannya ke desa tersebut. Munawir juga mengutarakan beberapa aspirasi masyarakat, salah satunya adalah pembangunan poskesdes di desa.
“Warga berharap adanya fasilitas kesehatan yang memadai untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di wilayah mereka. Dengan adanya poskesdes, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah mengakses layanan kesehatan, sehingga kualitas hidup dan kesehatan masyarakat desa dapat meningkat,” ujarnya.

📸 Fakhtiar Qadri. (Ist)
Acara dilanjutkan dengan penyampaian dari Fakhtiar Qadri. Dalam sambutannya, Fakhtiar mengucapkan terima kasih dan memohon doa agar dapat menjalankan amanah sebagai anggota dewan dengan baik. Beliau juga menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat mengundang seluruh masyarakat akibat adanya pembatasan aturan. Fakhtiar menjelaskan bahwa reses dilakukan sebanyak 24 kali dalam satu tahun, dengan Desa Pangkalan Batang dan Pangkalan Batang Barat masing-masing mendapatkan dua kali kunjungan.
Politisi dari Partai Golkar ini juga mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat Desa Pangkalan Batang yang kompak, yang memungkinkan dia terpilih sebagai anggota dewan. Selain itu, Fakhtiar menekankan perannya di Komisi III DPRD dalam mendorong ekonomi kerakyatan melalui pengembangan UMKM atau bantuan usaha, meskipun bukan dalam bentuk uang. “Kami fokus pada upaya yang dapat memberdayakan masyarakat secara langsung, bukan hanya sekadar pemberian dana,” tuturnya.

📸 Antusias warga Desa Pangkalan Batang Barat menghadiri acara reses.
Antusiasme warga sangat tinggi ketika mereka menyampaikan berbagai harapan dan usulan selama sesi tanya jawab. Masyarakat mengusulkan pendirian Balai Latihan Kerja (BLK) untuk kaum ibu, meliputi pelatihan menjahit dan membuat kue. Selain itu, para nelayan juga meminta bantuan berupa jaring dan kapal motor untuk mendukung aktivitas mereka di laut. Keluhan mengenai pelayanan kesehatan dan bantuan desa yang tidak tepat sasaran juga menjadi topik diskusi. Usulan lain yang disampaikan masyarakat mencakup bantuan alat-alat pesta dan pelebaran gang di desa, yang dinilai penting untuk meningkatkan fasilitas dan kenyamanan warga.
Menanggapi berbagai usulan tersebut, Fakhtiar Qadri menyampaikan komitmennya untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat. Terkait BLK, ia menegaskan bahwa di Desa Pangkalan Batang dan Desa Pangkalan Batang Barat terdapat dua perusahaan, yaitu PLN dan perusahaan sawit. Fakhtiar berjanji akan berkoordinasi dengan perusahaan-perusahaan tersebut untuk menanyakan terkait program CSR mereka.
“Saya juga berjanji akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menindaklanjuti usulan-usulan lainnya, termasuk bantuan usaha alat pesta dan pelebaran gang. Kami akan memastikan bahwa setiap aspirasi yang disampaikan mendapatkan perhatian dan tindak lanjut yang sesuai,” pungkasnya.(ril)








