Menu

Mode Gelap

Hukrim · 27 Jun 2022 17:07 WIB ·

Pencari Suaka Asal Myanmar Ditangkap Imigrasi Rohil


 Teks foto : Seorang pencari suaka asal Myanmar berinisial YN saat ditahan petugas Kantor Imigrasi Kelas II Bagansiapiapi. Perbesar

Teks foto : Seorang pencari suaka asal Myanmar berinisial YN saat ditahan petugas Kantor Imigrasi Kelas II Bagansiapiapi.

PRODESANEWS.COM | PEKANBARU– YN, seorang pencari suaka asal negara Myanmar ditahan petugas Kantor Imigrasi Kelas II Bagansiapiapi, Rokan Hilir. Pasalnya, pria yang dalam catatan Imigrasi, tinggal di Kepenghuluan Raja Bejamu, Kecamatan Sinaboi, Rokan Hilir sejak tahun 2020 ini memalsukan identitas diri saat membuat paspor.

Kepala Kanwil Kemenkumham Riau, Jahari Sitepu mengatakan, YN ditangkap petugas Imigrasi beberapa waktu lalu. Saat itu warga negara Myanmar tersebut berada di loket penerimaan berkas permohonan pembuatan paspor.

“Karena dicurigai sebagai WNA yang akan membuat paspor. Kita mengamankan warga negara Myanmar ini saat melakukan permohonan berkas paspor,” ujarnya, Senin (27/06/2022).

Saat pembuatan paspor, sambung Jahari, YN melampirkan identitas diri berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), Akte Kelahiran dan Buku Nikah. Namun setelah diperiksa ternyata semua dokumen tidak sah.

“Semua dokumennya tidak sah atau palsu. Dia ini (YN- red) memiliki dokumen dan dikeluarkan oleh UNHCR Malaysia, menyatakan bahwa yang bersangkutan adalah pencari suaka asal Myanmar,” jelas Jahari.

Lanjutnya, setelah diperiksa, terhadap YN dinaikkan status pemeriksaan menjadi penyidikan dan ditetapkan sebagai tersangka. YN lditahan dan dititipkan di Lapas Bagansiapiapi 20 hari kedepan terhitung 23 Juni sampai 12 Juli mendatang.

Jahari juga mengingatkan seluruh imigran di Indonesia, terkhusus bagi pengungsi dan pencari suaka agar selalu bersikap baik dan mentaati seluruh aturan yang berlaku. Termasuk tidak membuat kegaduhan di negeri ini.

“Kami sadari bahwa pengungsi dan pencari suaka yang ada di Riau ini sudah tak sabar untuk dipindahkan ke negara ketiga. Ikuti saja aturannya, jangan coba-coba melawan hukum. Begini jadinya kalau melanggar, tersangka langsung kita pidanakan,” pungkas Kepala Kanwil Kemenkumham Riau ini.

Baca Juga:  Muhammad Wahidi Kautsar Asal Sejangat Lulus Seleksi SMP Cendikia BAZNAS Bogor

Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Bagansiapiapi, Agus Susdamajanto menyebut, pria asal negara Myanmar ini ditahan karena nekat memberikan data palsu. YN kini dijerat UU Keimigrasian dan terancam hukuman 5 tahun penjara.

“Sesuai Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, dalam pasal 126 huruf C. Maka tersangka terancam penjara paling lama 5 tahun dan pidana denda paling banyak Rp 500 juta,” ujar Agus singkat.(ril)

 

 

 

Sumber: (MC Riau)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Miliki Sabu 11,4 Gram, Warga Kelurahan Duri Barat Ini Akhirnya Dibekuk

12 Agustus 2022 - 13:45 WIB

Judi Online, MY Warga Duri Barat Ditangkap Satreskrim Polres Bengkalis

12 Agustus 2022 - 09:59 WIB

Pemprov Riau Salurkan Bansos Sebesar Rp 24 Miliar Lebih Untuk 85 Panti Asuhan

11 Agustus 2022 - 15:26 WIB

Bahas Masalah Pernikahan Dibawah Umur, Kepala KUA Undang 9 Unsur

11 Agustus 2022 - 07:14 WIB

Inflasi di Riau Capai 7 Persen, Gubri : Ada Beberapa Upaya Yang Akan dilakukan TPID

10 Agustus 2022 - 19:00 WIB

Pedagang Bendera Musiman Keluhkan Sepinya Pembeli

10 Agustus 2022 - 15:02 WIB

Trending di Sorot