Menu

Mode Gelap

Terkini · 1 Feb 2022 23:08 WIB ·

Kelenteng Sepi, Penjual Burung Pipit Pasrah


 Kelenteng Sepi, Penjual Burung Pipit Pasrah Perbesar

Prodesanews.com | Bengkalis – Tahun Baru Imlek 2573 yang jatuh pada tanggal 01 Februari 2022, merupakan tahun Macan Air berdasarkan zodiak Cina. Namun peringatan Imlek kali ini di Kelenteng Hok Ann Kiong, Jl Yos Sudarso Bengkalis tidak seramai seperti tahun-tahun sebelumnya.

Dari pantauan di lokasi, hanya ada beberapa masyarakat terlihat mengenakan masker membawa sejumlah dupa yang menyala untuk melantunkan doa didepan altar dewa. Suasana penuh sesak sama sekali tidak terjadi.

Disinyalir, sepinya suasana ini lantaran virus Covid-19 masih belum hilang di Kabupaten Bengkalis. Sehingga banyak warga yang merayakan Imlek di rumah masing-masing.

foto : Pedagang Burung Pipit asal Palembang, Rolan.

Hal tersebut juga dirasakan penjual Burung Pipit di seberang Kelenteng bernama Rolan (43) asal dari Kota Palembang, Sumatra Selatan (Sumsel). Mereka harus pasrah dengan kondisi jualan yang sepi di Imlek tahun ini.

Rolan mengatakan, dia bersama tiga orang keluarganya berangkat dari Palembang sejak jumat lalu menaiki bis kota. Setibanya di daerah Simpang Perak menaiki mobil tumpangan pickup hingga tiba di Kota Bengkalis pada minggu malam.

“Saya dan tiga kerabat tiba ke bengkalis dengan membawa 2000 sampai 2500 ekor burung perorangnya,” ujarnya, Selasa (01/02/2022).

Ribuan burung burung itu dibelinya dari penangkap asal tempat tinggalnya seharga Rp 1.500 per ekor dan akan dijual dengan harga Rp 5000 per ekornya.

“Sejak hari minggu kemarin, saya mulai berjualan dan sampai hari ini baru seratus ekor saja yang terjual. Sangat terasa menurun omset kami dikarenakan pandemi Covid-19 yang belum normal ini,” ucap Rolan sembari mengeluh akan pengeluaran makan serta penginapannya yang harus dikeluarkan selama di Bengkalis.

Diakuinya, sebagai pedagang tahunan menjualkan dagangan burung Pipit di saat perayaan Imlek di Kota Bengkalis dia berharap dagangan mereka dapat habis terjual agar secepatnya pulang.

Baca Juga:  Terapkan Disiplin dan Kekompakan Kerja, USP Insani Desa Kelapapati Sumbangkan PADes Tahun 2021 Terbesar Se-Kecamatan Bengkalis

“Kita berjualan disini sampai hari ke 6 Imlek dan semoga saja ada warga Thionghoa yang memborong burung burung dagangan kita ini, sebelum kita kembali pulang ke Palembang,” harapnya.*(Ril)

 

Artikel ini telah dibaca 114 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

DPRD Bengkalis Nilai Distribusi BBM Jadi Akar Persoalan

29 Juni 2026 - 16:50 WIB

Komisi III DPRD Bengkalis bertemu Dinas ESDM Provinsi Riau membahas distribusi BBM Bengkalis dan usulan penambahan kuota BBM bersubsidi.

Polres Bengkalis Ungkap Dua Kasus Sabu di Mandau, Dua Pengedar Ditangkap

29 Juni 2026 - 11:00 WIB

Petugas Satresnarkoba Polres Bengkalis menunjukkan barang bukti sabu hasil pengungkapan dua kasus di Kecamatan Mandau.

BLT DD Tahap 4,5 dan 6 Desa Sungai Batang Disalurkan

27 Juni 2026 - 07:20 WIB

Terlibat Penggelapan dan Penadahan Sepeda Motor, Dua Pria Ditangkap

26 Juni 2026 - 16:45 WIB

Petugas Polres Bengkalis mengamankan sepeda motor Honda Beat Street dalam kasus dugaan penggelapan dan penadahan.

Kasus Sabu di Siak Kecil, Polisi Tangkap Dua Pria

26 Juni 2026 - 13:50 WIB

Petugas Polsek Siak Kecil menunjukkan barang bukti dalam pengungkapan kasus sabu di Bengkalis.

Kasmarni Dorong DPRD Sahkan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025

22 Juni 2026 - 13:00 WIB

Kasmarni menyampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 dalam rapat paripurna DPRD Bengkalis.
Trending di Pemerintah Daerah