Prodesanews com | PEKANBARU — Jamaah calon haji asal Riau tahun ini akan menempati dua wilayah utama di Makkah, Arab Saudi: Syisyah dan Raudhah. Penempatan ini mengikuti Keputusan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nomor 145 Tahun 2025, yang mengatur distribusi akomodasi seluruh jamaah haji Indonesia.
Dari 13 kelompok terbang (kloter) yang membawa jamaah Riau melalui Embarkasi Batam (BTH), sembilan kloter akan tinggal di Syisyah, sementara empat lainnya ditempatkan di Raudhah. “Kloter BTH 03 sampai BTH 12 semuanya berasal dari Riau. Kloter BTH 13 gabungan dengan Jambi. Sedangkan gelombang kedua mencakup kloter BTH 15 dan sebagian di BTH 17,” kata Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Riau, Defizon, Kamis, 1 Mei 2025.
Sebanyak 14 hotel disiapkan untuk jamaah Riau, tersebar di tiga sektor: Sektor 1 dan 4 di Syisyah, serta Sektor 4 dan 5 di Raudhah. Penempatan mempertimbangkan kapasitas hotel dan asal kabupaten atau kota jamaah.
Kloter BTH 03, yang diisi jamaah asal Pekanbaru, akan menempati Hotel Awqaf Al Mufti di Sektor 4 Raudhah. Sementara kloter BTH 04 hingga BTH 12 tersebar di berbagai hotel di kawasan Syisyah. Jamaah Kampar menempati Hotel Abdullah Al Aziz, sedangkan jamaah dari Bengkalis dan Dumai tinggal di Hotel Burj Al-Sawtiya II dan Al Faysal.
Untuk gelombang kedua, kloter BTH 15 dijadwalkan berangkat ke Jeddah pada 17 Juni dan akan tinggal di Hotel Rawda dan Dar Al Azhar di Raudhah. Lima jamaah asal Pekanbaru yang tergabung dalam kloter BTH 17 akan bergabung dengan rombongan Kepulauan Riau dan menginap di Hotel Cent Al Khair serta Masarat Al Samah.
Penyebaran jamaah di dua wilayah ini menjadi bagian dari strategi nasional penyelenggaraan haji, guna mengoptimalkan layanan transportasi, katering, serta pembinaan ibadah. Kemenag Riau menyebut penempatan dilakukan berbasis sistem nasional dan disesuaikan dengan kondisi lapangan.
“Yang utama adalah kenyamanan dan pelayanan yang optimal bagi seluruh jamaah,” ujar Defizon.[ril]








