PRODESANEWS.COM | BENGKALIS — Semarak panggung Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-43 Provinsi Riau tahun 2025 belum benar-benar padam saat nama-nama finalis dari Kabupaten Bengkalis diumumkan sebagai juara. Sebagai tuan rumah, Bengkalis tampil meyakinkan dan berhasil memborong juara di berbagai cabang lomba, membuktikan diri sebagai salah satu lumbung qari dan hafiz terbaik di Riau.
Acara penutupan yang digelar di lapangan pasir Andam Dewi, Sabtu malam, 5 Juli 2025, diresmikan oleh Pj. Sekretaris Daerah Riau, M. Job Kurniawan. Berdasarkan keputusan Dewan Hakim MTQ, sebanyak 46 nama dari kafilah Bengkalis berhasil masuk daftar juara terbaik dan harapan, mencakup cabang tilawah, tafsir, kaligrafi, hafalan, hingga karya ilmiah.
Di cabang tilawah, sejumlah nama tampil bersinar. Muhammad Habibi meraih Terbaik III kategori tilawah anak-anak putra dengan nilai 90.83, sementara Mansur menyusul di kategori remaja putra dengan nilai 93.83. Di kategori dewasa, Neli Yusro dan Muhammad Firdaus masing-masing menempati posisi harapan.
Khusus cabang Qira’at, Rafiq Al Indra tampil cemerlang di kategori Murattal remaja putra dengan nilai tertinggi 96.50, meraih gelar Terbaik I. Di sisi putri, Sri Oktavia dan Nur Kamaliza turut mengamankan posisi juara.
Prestasi gemilang juga datang dari cabang hafalan Al-Qur’an. Latifah Naila (10 juz), Novia Ulfa (20 juz), dan Annisa Az-Zahra (30 juz) sama-sama menyabet posisi Terbaik I. Pencapaian ini menegaskan keberhasilan pembinaan generasi Qurani di Kabupaten Bengkalis. Almizan Ridho melengkapi kemenangan di kategori putra hafalan 30 juz dengan nilai 95.83.
Di bidang tafsir, Yuni Kartika (Bahasa Indonesia) dan Budi Rahmat (Bahasa Inggris) meraih posisi Terbaik II, sementara cabang Bahasa Arab diisi oleh Farrasah Ramadhani dan Rezeki Wiranata sebagai juara harapan.
Tak kalah menarik, cabang Fahm dan Syarh Al-Qur’an juga menunjukkan kekuatan kafilah Bengkalis. Tim Fahm putri meraih posisi Terbaik II, sedangkan tim putra menempati posisi ketiga. Untuk syarh, kelompok putra berhasil masuk jajaran terbaik dengan nilai 92.67.
Pada seni kaligrafi, Ilham Padli menjadi juara pertama di golongan dekorasi dengan nilai 95.66. Nesa Aqila mendominasi di Hiasan Mushaf putri, sedangkan Muhammad Taufik Al-Haqqi tampil sebagai Terbaik II untuk kategori putra.
Kategori kaligrafi kontemporer, digital klasik, hingga karya tulis ilmiah juga memberi ruang prestasi. Wirdatul Barokah, Dwi Nyarianti, dan Andika berhasil menyumbangkan nama di daftar juara.
Kafilah Bengkalis juga menunjukkan keunggulan di cabang hadits. Nayya Melhanie Salsabila mencatat skor tertinggi 98.13 pada hafalan 100 hadits bersanad, dan Mahesa Saputra menempati posisi kedua. Di cabang karya tulis hadits, Alfi Hasanah dan Alhafiz Alvi Syahputra keluar sebagai juara pertama.
Sementara itu, kelompok putri cabang Barzanji juga turut mengharumkan nama daerah dengan meraih posisi Terbaik II melalui penampilan yang mengesankan dan nilai 95.17.
Capaian ini menjadi bukti nyata keberhasilan strategi pembinaan LPTQ Bengkalis serta komitmen pemerintah daerah dalam mengembangkan generasi Qurani. Tak hanya membanggakan, deretan prestasi ini sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Bengkalis sebagai poros pembinaan seni baca dan hafalan Al-Qur’an di Provinsi Riau.
[pnc)ril]








