Prodesanews.com | PEKANBARU – Untuk mengidentifikasi potensi risiko yang mungkin terjadi selama Pemilu 2024 mendatang, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Riau melakukan pemetaan potensi kerawanan sejak dini.
Pemetaan ini bertujuan agar langkah-langkah mitigasi dapat dilakukan dengan segera, sehingga Pemilu mendatang dapat berlangsung dengan aman, tertib, damai, dan toleran.
Hal tersebut diungkapkan Ketua Bawaslu Riau, Alnofrizal, Senin, 23 Oktober 2023. Ia juga mengatakan pemetaan ini memungkinkan untuk mengantisipasi potensi ancaman teror.
“Dalam melakukan pemetaan, Bawaslu juga akan mengacu pada indeks kerawanan keamanan. Pemetaan ini memiliki signifikansi besar dalam memastikan Pemilu agar berlangsung aman, jujur, dan adil ” ujarnya.
Untuk diketahui, sebelumnya Bawaslu RI meluncurkan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024. Bawaslu RI bahkan telah melakukan pemetaan potensi kerawanan di 34 provinsi dan 514 kabupaten dan kota seluruh Indonesia.
Ada beberapa kategori dalam IKP tersebut, yakni kategori provinsi rawan tinggi, sedang dan rendah, sementara Provinsi Riau masuk dalam kategori rawan sedang.








