Prodesanews.com | BENGKALIS –Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkalis, Fakhtiar Qadri, menyambangi Desa Kelebuk, Kecamatan Bengkalis, Kamis sore, 24 April 2025. Kunjungan itu merupakan bagian dari agenda reses masa sidang II, dengan tujuan menjaring aspirasi warga dari tiga desa: Kelebuk, Penampi, dan Tameran.
Kegiatan berlangsung selama satu setengah jam, dimulai pukul 16.00 WIB. Sejumlah tokoh masyarakat hadir dalam forum tersebut, seperti Pj Kepala Desa Kelebuk, diwakili Ketua BPD Azizul Rahman, Pj Kepala Desa Penampi, perwakilan RT/RW, tokoh agama, adat, dan pemuda, serta perwakilan masyarakat dari ketiga desa.
Azizul menyampaikan apresiasi atas kehadiran legislator asal Partai Golkar itu. “Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian Pak Fakhtiar yang telah hadir langsung untuk mendengarkan suara warga,” ujarnya.
Dalam dialog yang berlangsung hangat, Fakhtiar menekankan pentingnya fungsi reses sebagai medium menyerap aspirasi warga. “Reses bukan sekadar ajang silaturahmi, tapi momentum menyerap kebutuhan riil masyarakat,” kata Fakhtiar.

Ia juga menyoroti pentingnya pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai penggerak ekonomi lokal. Menurutnya, pelatihan, akses pasar, dan penguatan kelembagaan menjadi kunci bagi UMKM agar bertahan dan berkembang.
Sejumlah usulan mengemuka dalam forum tersebut: perbaikan infrastruktur jalan, pembangunan turap sungai, hingga peningkatan fasilitas pendidikan keagamaan seperti MDTA. Azizul berharap kebutuhan tersebut dapat menjadi perhatian dalam perencanaan pembangunan daerah.
Menanggapi berbagai masukan, Fakhtiar memastikan seluruh aspirasi akan direkap untuk kemudian dibahas dalam panitia khusus (pansus) DPRD dan disampaikan ke Bappeda melalui Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Renja). “Laporan hasil reses akan kami serahkan pada 27 April,” ujarnya.
Pada sesi akhir, Rohayati, guru PAUD dari Desa Penampi, menyuarakan keresahan soal kondisi sekolah PAUD Bintang Kejora yang kerap terendam saat air laut naik. Ia mengusulkan pemasangan keramik untuk memudahkan pembersihan lumpur. Fakhtiar langsung merespons dan meminta warga mengajukan proposal tertulis. “Insya Allah, saya akan kawal semua usulan sampai mendapat perhatian dari dinas terkait,” katanya.
Fakhtiar menutup pertemuan dengan menegaskan komitmennya mengawal aspirasi warga sepanjang masa jabatannya. Ia menyebut, pembangunan daerah yang merata hanya dapat tercapai jika wakil rakyat terlibat aktif mendengar dan bekerja untuk rakyat.[ril]








