Menu

Mode Gelap

Terkini · 20 Mar 2024 15:19 WIB ·

Sebanyak 3.500 Pakaian Bekas Layak Pakai Sumbangan Perangkat Daerah Dibagikan dalam Kegiatan Bazar


 Staf Ahli Bupati bidang Keuangan dan Pembangunan Johan Syah Safri bersama Kadis Sosial Paulina saat meresmikan acara bazar Pakaian bekas Perbesar

Staf Ahli Bupati bidang Keuangan dan Pembangunan Johan Syah Safri bersama Kadis Sosial Paulina saat meresmikan acara bazar Pakaian bekas

BENGKALIS – Raut keceriaan tampak dari wajah ibu-ibu dari beberapa desa yang hadir menyaksikan saat staf ahli Bupati Bengkalis Bidang Keuangan dan Pembangunan Johan Syah Safri meresmikan Bazar Pakaian Layak Pakai gratis di halaman kantor Dinas Sosial Kabupaten Bengkalis, Rabu, (20/3).

Begitu antusiasnya masyarakat mengikuti kegiatan tersebut, sehingga tanpa disadari dua jam sebelum acara dimulai ratusan masyarakat itu telah memadati halaman kantor dinas sosial dijalan Antara itu demi mendapatkan pakaian bekas layak pakai sumbangan dari perangkat daerah.

Kepala Dinas Sosial Paulina menyebutkan, pakaian layak pakai dari sumbangan Perangkat Daerah serta masyarakat yang telah disortir itu berjumlah 3.500.

Paulina mengaku memberikan proses termudah kepada masyarakat yang ingin mendapatkan pakaian layak pakai tersebut

“Masyarakat hanya datang dengan membawa Kartu Keluarga, nanti akan kita berikan kupon kepada mereka. Per orang bisa mendapatkan 5 sampai 8 baju,” ujar Paulina.

Selanjutnya Paulina mengatakan tujuan kegiatan bakti sosial berbagi pakaian layak pakai yang diselenggarakan selama dua hari ini adalah untuk meningkatkan kepedulian sosial terhadap masyarakat kurang mampu.

“Kemudian untuk meringankan beban pengeluaran ekonomi masyarakat kurang mampu dalam meyambut hari raya idul fitri 1445 H/ 2024 M,” pungkasnya.

Sementara itu, Johan mengatakan pakaian adalah kebutuhan dasar manusia sebagai alat penutup tubuh yang memberikan kenyamanan dan keamanan dan ini menjadikan sebagai sektor unggulan dalam meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat.

“Oleh karenanya, agar makna layak tersebut dapat dinilai secara objektiv, tentunya pemaknaan layak pada sebuah pakaian itu bukan pakaian yang mahal akan tetapi pakaian yang masih bagus seperti tidak robek, masih bersih, menutup aurat dan nyaman dipakai dengan tujuannya agar masyarakat tidak mampu dapat menggunakannya,” jelas Johan.

Baca Juga:  Tahun Ini, Ritual Perayaan Imlek di Bengkalis Sedikit Meriah

Johan berharap, kegiatan sosial berbagi pakaian layak pakai bagi masyarakat kurang mampu ini dapat memberikan pengaruh positif, agar berperan aktif dalam mebantu pemerintah dalam membantu masyarakat dan memakmurkan masyarakat.

Kepada seluruh elemen masyarakat manfaatkan program bakti sosial berbagi ini dengan sebaik-baiknya. Dan kepada Dinas Sosial, diharapkan program seperti ini dapat terus berlanjut dan dapat menyentuh seluruh elemen masyarakat, terutama bagi masyarakat kurang mampu, pinta Johan.

Mari kita bangun sinergi sesuai dengan tugas dan fungsi kita masing-masing dalam mensejahterakan masyarakat menuju masyarakat yang bermarwah, maju dan sejahtera,” ajak Johan.

Artikel ini telah dibaca 47 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Fortuner Wakil Ketua II DPRD Bengkalis Terlibat Laka

31 Maret 2026 - 21:10 WIB

Buronan Kasus Lahan HPT Desa Senderak Ditangkap

30 Maret 2026 - 20:35 WIB

Terpidana korupsi lahan HPT Bengkalis Surya Putra ditangkap tim intelijen Kejari Bengkalis setelah buron empat tahun.

Polres Bengkalis Sita 16,3 Kg Sabu dan 40 Ribu Ekstasi, Dua Kurir Ditangkap

30 Maret 2026 - 19:20 WIB

Polisi menunjukkan barang bukti sabu dan ekstasi hasil penangkapan di Pekanbaru.

Razia THM di Bengkalis, 7 Orang Positif Narkoba

29 Maret 2026 - 10:50 WIB

Petugas melakukan tes urine dalam razia tempat hiburan malam di Mandau.

Polisi Gerebek KTV di Bengkalis, 93 Ekstasi Disita

28 Maret 2026 - 13:00 WIB

Dua perempuan tersangka kasus ekstasi diamankan di Mandau Bengkalis.

Pengembangan Kilat, Polisi Bongkar Jaringan Sabu di Bengkalis

27 Maret 2026 - 09:15 WIB

Tiga tersangka narkoba diamankan Polsek Pinggir beserta barang bukti sabu di Bengkalis.
Trending di Hukrim