BENGKALIS – Lapas Kelas II A Bengkalis bekerja sama dengan Forum Wartawan Riau Pos Group (FW-RPG) Kabupaten Bengkalis menggelar bakti sosial sunat massal yang diikuti oleh 25 anak dari Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan masyarakat sekitar. Acara berlangsung pada Jumat (27/12/2024) di halaman Kantor Lapas Kelas II A Bengkalis.
Kegiatan ini dihadiri oleh Staf Ahli Bupati Bengkalis Bidang SDM dan Kemasyarakatan, Johansyah Syafri, yang mewakili Bupati Bengkalis. Turut hadir Ketua FW-RPG Kabupaten Bengkalis Ahmad Ridwan, Ustadz Muhammad Farduka, pejabat Lapas, serta para orang tua peserta sunat massal.
Johansyah Syafri dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif kolaboratif antara Lapas dan FW-RPG dalam memberikan manfaat nyata kepada masyarakat. Ia juga berpesan kepada anak-anak peserta khitan untuk meningkatkan kedisiplinan dalam menjalankan ibadah, terutama salat lima waktu.
“Kami berharap anak-anak kami setelah dikhitan bisa lebih bertanggung jawab, terutama dalam melaksanakan salat. Ini adalah langkah awal untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.
Kepala Lapas Kelas II A Bengkalis, Lukman, menambahkan bahwa kegiatan ini adalah wujud perhatian pihak Lapas terhadap masyarakat dan WBP. Ia berharap program ini memberikan manfaat besar bagi para penerima.
“Ini bentuk kepedulian kami, baik dari Lapas maupun FW-RPG, untuk memberikan manfaat nyata bagi anak-anak yang membutuhkan,” kata Lukman.
Selain sunat massal, Lapas Kelas II A Bengkalis juga meresmikan Gerai Bakery sebagai bagian dari upaya pengembangan kemandirian WBP. Gerai ini diharapkan menjadi sarana pelatihan keterampilan sekaligus peluang ekonomi bagi para WBP setelah bebas.
“Gerai Bakery ini merupakan langkah kami untuk memberdayakan WBP agar memiliki keterampilan yang berguna di masa depan,” tambah Lukman.
Ahmad Ridwan, Ketua FW-RPG Kabupaten Bengkalis, menyampaikan dukungannya terhadap inisiatif ini. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara media, pemerintah, dan masyarakat dalam menciptakan program yang memberikan dampak positif.
Para orang tua yang hadir menyambut baik kegiatan ini. Mereka mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diberikan, terutama dalam meringankan beban biaya khitan bagi anak-anak mereka.
Acara berlangsung lancar dengan antusiasme tinggi dari para peserta dan tamu undangan. Lapas Kelas II A Bengkalis berkomitmen untuk terus melaksanakan program-program serupa sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Lapas Bengkalis menunjukkan peran aktifnya tidak hanya sebagai institusi pemasyarakatan, tetapi juga sebagai mitra dalam pembangunan sosial di Kabupaten Bengkalis.








