PRODESANEWS.COM | BENGKALIS – Dalam menyemarakkan Hari Ulang Tahun ke 4 Sanggar Seni Sayang-Sayang Selatbaru (S5), Kecamatan Bantan, Komunitas Bonsai Bengkalis Riau 19 (KBBR 19), memamerkan hasil karya seni anak negeri dalam mengolah tanaman bunga andemik pulau Pesisir Bengkalis.
Berbagai jenis dongkelan (tunggul) bunga andemik dari berbagai jenis tanaman dipamerkan, diantaranya bonsai pohon beringin, pacar laut, Sancang, Wacang, Anting putri, bonsai dan Bougenville terpajang indah. Penampilan komunitas bonsai ini,idak kalah seperti kontes maupun pameran yang diselenggarakan oleh Provinsi Riau.
“Ada puluhan bonsai berbagai ukuran dari kecil hingga besar tampil memeriahkan perhelatan di Desa Selatbaru, Kecamatan Bantan ini,” kata Ketua KBBR 19 Wan Hasan, Minggu (20/02/2022).

Wan Hasan berharap, dengan adanya pameran bonsai ini diharapkan kreasi tangan anak negeri dapat muncul hingga dikenal oleh khalayak ramai hingga tingkat provinsi.
“Idealnya, kegiatan ini merupakan kegiatan positif dan dengan adanya pameran ini diharapkan mampu mengairahkan anak-anak muda Bengkalis untuk terus berkreasi dan berinovasi dalam seni bunga bonsai,” terangnya.
Komunitas KBBR 19 ini berjumlah 37 anggota ungkap Wan Hasan, selain untuk menyalurkan hobi, kegiatan ini juga bisa meningkatkan perekonomian sekaligus melestarikan lingkungan.
“Selain melepaskan hoby, seni bunga bonsai juga berdampak pada peningkatan perekonomian anggota. Bayangkan saja jika dijual bonsai-bonsai tersebut bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah,” ujarnya.
Disamping itu, Wan Hasan juga berharap melalui wadah yang telah ada ini, para pelaku bonsai di Kabupaten Bengkalis semakin berkembang dan banyak diminati.
“Alhamdulillah, dengan adanya pameran ini membuktikan keberadaan komunitas bonsai KBBR 19 eksis di negeri ini. Selain menarik animo pembeli bagi pecinta bunga bonsai, juga yang paling penting kita dapat menjadi pelaku dalam melestarikan lingkungan yang ada disekita kita,” pungkasnya. *(ril)








