PRODESANEWS.COM | BENGKALIS – Kepolisian resor (Polres) Bengkalis menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Bengkalis tahun 2023 di Aula Serbaguna Mapolres Bengkalis, Jl Pertanian Desa Senggoro, Kecamatan Bengkalis, Rabu (26/7/2023) pagi.
Rapat ini adalah lanjutan dari beberapa rapat sebelumnya yang telah dilaksanakan, bertujuan untuk menyamakan langkah dan upaya dalam menangani serta menekan terjadinya karhutla di Kabupaten Bengkalis, juga mengidentifikasi masalah yang ada dan menetapkan langkah-langkah strategis dalam penanganan karhutla.
Tampak sejumlah pejabat terkait hadir dalam rapat ini, diantaranya Bupati Bengkalis diwakili Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, diwakili oleh Andris Wasono, Kapolres Bengkalis diwakili Waka Polres Kompol Farris Nur Sanjaya, S.H., S.I.K., M.H, Kajari Bengkalis diwakili Kasi Pidum Maruli Sitanggang, Kabid Pemdes BPKAD, Rinaldi.
Kemudian Kalaksa BPBD Kabupaten Bengkalis Supandi, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan sumber daya Manusia Johansyah Syafri, Camat Bengkalis, Taufik Hidayat. Camat Bantan Aulia Army, Kabid Kominfo Kabupaten Bengkalis, Indra Muda, Perwakilan Basarnas Kabupaten Bengkalis, Tranpiranto serta tamu undangan lainnya.
Sesi diskusi dan tanya jawab tentang penanggulangan karhutla di wilayah Kabupaten Bengkalis menjadi momen penting dalam rapat. Dari hasil rapat sebelumnya pada tanggal 24 Maret 2023, 11 April 2023 dan 24 Mei 2023 telah dibahas secara detail bagaimana mengimplementasikan tindakan-tindakan strategis dalam penanggulangan karhutla.
Beberapa di antaranya adalah pergeseran kegiatan penanganan karhutla, pembuatan akun grup WhatsApp untuk koordinasi penanggulangan karhutla oleh Polres Bengkalis, pengadaan peralatan dan kendaraan operasional, serta peran perusahaan dalam penanggulangan karhutla.
Rapat kali ini telah menghasilkan kesepakatan, antara lain mendukung alokasi anggaran dalam penanganan karhutla melalui APBD perusahaan tahun 2023 dan APBD murni tahun 2024. Serta langkah-langkah lain yang dianggap perlu, seperti pembentukan Pos Komando, pelaksanaan pelatihan gabungan, dan pemetaan tata ruang wilayah perbatasan.
Diakhir rapat, Waka Polres Bengkalis memberikan arahan dan pesan kepada seluruh peserta untuk tetap berkomitmen dalam penanggulangan karhutla serta mewujudkan sinergi antara semua pihak terkait dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Sebagai informasi tambahan, semua keputusan dan rekomendasi yang dihasilkan dalam rapat ini akan dijalankan dan diawasi oleh pihak-pihak terkait guna mencapai tujuan bersama dalam penanggulangan karhutla yang lebih efektif dan berkelanjutan.(ril)








