Menu

Mode Gelap

Sorot · 12 Des 2025 16:16 WIB ·

Riau Krisis Pertamax, Pemprov Desak Pertamina Benahi Distribusi


 📸 Krisis Pertamax makin meluas. Pemprov Riau mendesak Pertamina mempercepat pemulihan distribusi agar pasokan BBM kembali stabil. Perbesar

📸 Krisis Pertamax makin meluas. Pemprov Riau mendesak Pertamina mempercepat pemulihan distribusi agar pasokan BBM kembali stabil.

Prodesanews.com | Pekanbaru — Kelangkaan Pertamax 92 dan Pertamax Turbo meluas di Pekanbaru sepanjang sepekan terakhir. Di beberapa SPBU, nozzle untuk BBM nonsubsidi itu ditutup total karena stok menipis. Situasi ini memantik ironi: provinsi penghasil migas justru kesulitan mendapatkan bahan bakar beroktan tinggi.

Keluhan warga meningkat, terutama pengguna mobil dan motor yang mengandalkan Pertamax untuk perjalanan harian. Meski pasokan Pertalite dan Solar masih aman, kekosongan Pertamax membuat kesiapan rantai suplai energi Pertamina di Riau kembali disorot.

Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, pada Jumat, 12 Desember 2025, menyampaikan bahwa Plt Gubernur telah meminta Pertamina mempercepat stabilisasi suplai. Pemerintah daerah, ujarnya, tidak ingin gangguan distribusi dibiarkan berlarut. “Kami sudah meminta Pertamina memastikan pasokan tersedia dengan baik,” kata Syahrial.

Ia menambahkan pemprov akan kembali menagih penjelasan terkait hambatan distribusi serta meminta adanya informasi cepat bila Pertamina menerapkan pola suplai berbeda. Pemantauan ke SPBU diperketat agar kekosongan stok tidak meluas. “Idealnya, jumlah BBM di Riau harus berada dalam kondisi aman,” ujarnya.

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, melalui Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, juga memberi penjelasan. Ia mengakui adanya dinamika distribusi dari terminal BBM yang tengah dalam proses normalisasi. Kondisi ini memicu keterlambatan pasokan ke sejumlah SPBU di Pekanbaru. “Distribusi mengalami kendala sehingga pasokan ke beberapa SPBU tertunda,” katanya.

Untuk mempercepat pemulihan, Pertamina mengalihkan suplai melalui Fuel Terminal Sei Siak. Sebanyak 1.300 KL Pertamax dan 1.300 KL Pertamax Turbo telah masuk ke terminal tersebut dan mulai didistribusikan bertahap ke SPBU terdampak. “Dengan tambahan suplai ini, pasokan Pertamax Series akan kembali stabil dalam beberapa hari ke depan,” ujar Fahrougi.

Baca Juga:  LAMR Minta PHR Transparan ke Publik Soal PI

Pertamina turut menambah monitoring lapangan dan memperkuat koordinasi dengan lembaga penyalur serta transportir untuk memprioritaskan SPBU dengan kebutuhan tertinggi. Perusahaan memastikan pemulihan distribusi menjadi prioritas agar layanan energi di Riau kembali normal.[pnc/ril]

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polsek Bukit Batu Ringkus Dua Pengedar Sabu Lintas Wilayah

16 April 2026 - 17:20 WIB

Polsek Bukit Batu mengamankan dua tersangka pengedar sabu dalam pengungkapan kasus narkotika lintas wilayah Dumai-Bengkalis di Riau.

Jangkang Jadi Model Kampung Bebas Narkoba Polres Bengkalis

16 April 2026 - 14:15 WIB

Kapolres Bengkalis menegaskan Desa Jangkang sebagai model kampung bebas narkoba

Bareskrim Polri Sita 21,9 Kg Sabu di Hotel Bengkalis

16 April 2026 - 14:00 WIB

Petugas Bareskrim Polri mengamankan barang bukti sabu seberat 21,9 kilogram dari sebuah kamar hotel di Bengkalis, Riau, dalam penggerebekan jaringan narkotika Malaysia–Riau.

Polisi Bongkar Kasus Sabu di Rupat, 4 Orang Diciduk

16 April 2026 - 11:15 WIB

Polisi menunjukkan barang bukti narkoba Rupat dalam Operasi Antik 2026

BNN-BRIN Kejar Lonjakan Narkotika Baru NPS Lewat Riset

16 April 2026 - 08:00 WIB

Pertemuan BNN dan BRIN membahas riset narkotika baru NPS di Jakarta

Pengedar Sabu Bernyanyi, Polisi Buru Bandar ke Sumbar

15 April 2026 - 20:20 WIB

Dua tersangka pengedar sabu Bathin Solapan berinisial S.T dan S.S saat diamankan di Mapolres Bengkalis.
Trending di Hukrim