Menu

Mode Gelap

Terkini · 3 Feb 2025 21:15 WIB ·

Capaian Gemilang Kejari Bengkalis Tahun 2024 dan 100 Hari Kepemimpinan Jaksa


 Kantor Kejari Bengkalis Perbesar

Kantor Kejari Bengkalis

BENGKALIS – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis mencatatkan sejumlah capaian gemilang sepanjang tahun 2024 dan dalam 100 hari kepemimpinan Jaksa Agung RI, Prof. Dr. ST Burhanuddin, S.H., M.M. Keberhasilan ini mendukung program prioritas pemerintah di bawah Presiden Prabowo-Gibran.

Dalam bidang tindak pidana khusus, Kejari Bengkalis berhasil menangani berbagai kasus korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Pada tahun 2024, ada 14 kasus di tahap prapenuntutan dan 12 kasus di tahap penuntutan, dengan 10 terpidana dieksekusi. Periode 100 hari pemerintahan mencatat 23 kasus di tahap penuntutan dan 12 terpidana dieksekusi.

Kejari Bengkalis juga menyelamatkan keuangan negara dengan total Rp1,7 miliar sepanjang tahun 2024. Penyitaan terbesar dilakukan dalam kasus kredit sektor pertanian di Bank Pembangunan Daerah Riau Kepri Syariah Bengkalis senilai Rp1 miliar.

Di bidang pidana umum, sepanjang tahun 2024 Kejari Bengkalis menangani 728 SPDP, dengan 627 kasus telah diselesaikan di tahap penuntutan. Sebanyak 428 perkara telah dieksekusi. Dalam 100 hari pemerintahan, tercatat 202 perkara di tahap penuntutan dengan 91 eksekusi.

Kejari Bengkalis juga menerapkan keadilan restoratif dengan menghentikan penuntutan tiga tersangka kasus narkotika yang selanjutnya menjalani rehabilitasi. Langkah ini dinilai sebagai pendekatan humanis dalam penegakan hukum.

Di bidang perdata dan tata usaha negara, Kejari Bengkalis menyelesaikan 42 perkara non-litigasi dan membantu pemulihan keuangan negara sebesar Rp1,73 miliar pada 2024. Dalam periode 100 hari, Rp676 juta berhasil dikembalikan melalui jalur perdata.

Pada sektor intelijen, Kejari Bengkalis sukses melaksanakan penyuluhan hukum dengan target melebihi 780 orang sepanjang 2024. Selain itu, dua DPO berhasil diamankan.

Pengelolaan barang bukti dan pemulihan aset juga mencatat keberhasilan dengan total pemulihan Rp1,63 miliar dalam 100 hari kepemimpinan Jaksa Agung. Pemulihan ini dilakukan melalui penjualan langsung, lelang, dan uang rampasan.

Baca Juga:  Timnas Sepak Takraw Putri Asal Bengkalis Raih Perunggu Di Kejuaraan Takraw World Championship Thailand

Kejari Bengkalis di bawah kepemimpinan Dr. Sri Odit Megonondo, S.H., M.H., juga mendapatkan penghargaan sebagai Kejari Tipe B terbaik ketiga dalam penanganan tindak pidana korupsi oleh KPK dan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

Kejari Bengkalis menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kinerja, khususnya dalam pemberantasan korupsi, pelayanan hukum, dan peningkatan kesadaran hukum masyarakat demi mewujudkan penegakan hukum yang adil dan bermanfaat bagi masyarakat.

 

Artikel ini telah dibaca 64 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kadus di Bengkalis Kembali Terjerat Kasus Narkotika

9 Juni 2026 - 14:24 WIB

Petugas Satresnarkoba Polres Bengkalis saat melakukan pemeriksaan terhadap para tersangka kasus narkotika di Mapolres Bengkalis.

Polisi Sita 86 Gram Sabu dalam Penangkapan di Kelapapati

9 Juni 2026 - 10:20 WIB

Polisi menunjukkan barang bukti sabu seberat 86,29 gram yang disita dalam pengungkapan kasus narkotika di Desa Kelapapati, Bengkalis.

Kasmarni Ancam Sanksi Tegas Kepala Sekolah Terlibat Pungli PPDB

8 Juni 2026 - 15:50 WIB

Kasmarni melantik 215 kepala sekolah dan menegaskan larangan Pungli PPDB di Bengkalis.

Pengendalian Korupsi Bengkalis Jadi Sorotan, Kasmarni Minta Perbaikan

8 Juni 2026 - 14:10 WIB

Bupati Bengkalis Kasmarni membuka Asistensi Peningkatan Efektivitas Pengendalian Korupsi (IEPK) Tahun 2026 di Kantor Bupati Bengkalis.

Kasmarni Dukung MoU Perlindungan Hukum Guru di Bengkalis

8 Juni 2026 - 13:42 WIB

Bupati Bengkalis Kasmarni menyaksikan penandatanganan MoU perlindungan hukum guru antara PGRI Kabupaten Bengkalis dan Polres Bengkalis.

Sekda Minta Satgas Perkuat Deteksi Dini Karhutla Bengkalis

4 Juni 2026 - 10:20 WIB

Sekda Bengkalis Ersan Saputra memeriksa peralatan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan saat apel kesiapsiagaan tahun 2026.
Trending di Pemerintah Daerah