Menu

Mode Gelap

Terkini · 13 Des 2024 07:38 WIB ·

Kejari Bengkalis Sita 1 Milyar Terkait Dugaan Korupsi Kredit Pertanian


 Konferensi Pers Perbesar

Konferensi Pers

Bengkalis, – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis berhasil memulihkan kerugian keuangan negara sebesar Rp1 miliar yang terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi pemberian kredit sektor pertanian, perburuan, dan kehutanan. Dana tersebut diserahkan tersangka berinisial US melalui kuasa hukumnya kepada Tim Jaksa Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejari Bengkalis, (12/12).

Penyerahan uang ini merupakan bagian dari kasus dugaan penyimpangan kredit yang terjadi di Bank Pembangunan Daerah Riau Kepri Syariah Cabang Bengkalis tahun anggaran 2021. Kasus ini diduga merugikan negara senilai Rp1 miliar, yang kini berhasil disita sebagai barang bukti.

Menurut keterangan resmi Kepala Seksi Intelijen Kejari Bengkalis, Resky Pradhana Romli, uang tunai tersebut selanjutnya dititipkan ke rekening penitipan Kejaksaan Negeri Bengkalis (RPL) untuk proses hukum lebih lanjut. Tindakan ini menjadi langkah awal Kejari dalam memastikan pengembalian kerugian negara.

“Pemulihan kerugian negara ini merupakan langkah nyata Kejari dalam penegakan hukum kasus korupsi. Proses hukum terhadap tersangka tetap berjalan sesuai ketentuan,” ujar Resky dalam siaran persnya, Kamis (12/12).

Kasus ini bermula dari dugaan penyalahgunaan kredit pertanian yang seharusnya diperuntukkan bagi program pengembangan sektor produktif di daerah. Namun, dana tersebut diduga dialihkan untuk kepentingan pribadi tersangka US.

Proses penyelidikan dan penyitaan barang bukti terus dilakukan oleh Kejari Bengkalis guna memperkuat pembuktian. Resky memastikan bahwa berkas perkara akan segera dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi di Pekanbaru.

Meskipun pengembalian dana ini menjadi langkah positif, Kejari Bengkalis tetap mengedepankan prinsip pengusutan menyeluruh agar pelaku dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum. “Restorasi kerugian negara adalah prioritas kami, tanpa mengesampingkan upaya penindakan terhadap pelaku,” tambahnya.

Pengungkapan kasus ini diharapkan menjadi peringatan bagi pihak-pihak lain untuk tidak menyalahgunakan fasilitas kredit yang telah disediakan pemerintah untuk mendukung pembangunan daerah.

Baca Juga:  Koordinasi Terkait Stunting, Pemdes Teluk Latak Dukung Penuh Program Pemerintah Tentang Pencegahan Stunting

Dengan adanya pengembalian dana ini, Kejari Bengkalis menunjukkan komitmen serius dalam memberantas korupsi dan memulihkan keuangan negara. Kasus ini juga menjadi sorotan publik sebagai bagian dari upaya bersih-bersih dalam pengelolaan keuangan negara di sektor perbankan.

Proses hukum terhadap tersangka US menjadi perhatian utama masyarakat, mengingat dampak kasus ini terhadap kredibilitas lembaga perbankan dan pembangunan sektor pertanian di Bengkalis. Kejari Bengkalis diharapkan terus transparan dalam menuntaskan kasus ini.

 

Artikel ini telah dibaca 204 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kadus di Bengkalis Kembali Terjerat Kasus Narkotika

9 Juni 2026 - 14:24 WIB

Petugas Satresnarkoba Polres Bengkalis saat melakukan pemeriksaan terhadap para tersangka kasus narkotika di Mapolres Bengkalis.

Polisi Sita 86 Gram Sabu dalam Penangkapan di Kelapapati

9 Juni 2026 - 10:20 WIB

Polisi menunjukkan barang bukti sabu seberat 86,29 gram yang disita dalam pengungkapan kasus narkotika di Desa Kelapapati, Bengkalis.

Kasmarni Ancam Sanksi Tegas Kepala Sekolah Terlibat Pungli PPDB

8 Juni 2026 - 15:50 WIB

Kasmarni melantik 215 kepala sekolah dan menegaskan larangan Pungli PPDB di Bengkalis.

Pengendalian Korupsi Bengkalis Jadi Sorotan, Kasmarni Minta Perbaikan

8 Juni 2026 - 14:10 WIB

Bupati Bengkalis Kasmarni membuka Asistensi Peningkatan Efektivitas Pengendalian Korupsi (IEPK) Tahun 2026 di Kantor Bupati Bengkalis.

Kasmarni Dukung MoU Perlindungan Hukum Guru di Bengkalis

8 Juni 2026 - 13:42 WIB

Bupati Bengkalis Kasmarni menyaksikan penandatanganan MoU perlindungan hukum guru antara PGRI Kabupaten Bengkalis dan Polres Bengkalis.

Sekda Minta Satgas Perkuat Deteksi Dini Karhutla Bengkalis

4 Juni 2026 - 10:20 WIB

Sekda Bengkalis Ersan Saputra memeriksa peralatan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan saat apel kesiapsiagaan tahun 2026.
Trending di Pemerintah Daerah