Prodesanews.com | BENGKALIS – Kabupaten Bengkalis menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan minat baca masyarakat melalui Gerakan Budaya Gemar Membaca. Kegiatan yang digagas oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Tuan Guru Haji Ahmad, Hendrik Dwi Yatmoko, S.Sos, MT, serta dukungan Drs. H Elmunir dan Rospelia, SH, ini mengundang partisipasi berbagai kalangan, mulai dari pelajar hingga masyarakat umum, untuk menumbuhkan kecintaan terhadap buku dan literasi.
Acara yang berlangsung di ruang pendopo dan panggung pentas seni Gedung Dispersip Kabupaten Bengkalis ini berhasil menarik perhatian banyak peserta. Dihadiri oleh perwakilan pelajar dari TK, SD, SMA, SMK, Politeknik, STAIN, serta masyarakat umum, kegiatan ini bertujuan untuk memotivasi seluruh elemen masyarakat. “Kami ingin setiap individu di Bengkalis terinspirasi dan menjadikan membaca sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari,” kata Hendrik, Jum’at, 5 Januari 2024.
Dispersip Bengkalis mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergabung dalam gerakan ini dan menjadikan membaca sebagai gaya hidup. “Bersama, kita bisa membangun Bengkalis yang lebih cerdas dan berwawasan luas,” pungkas Hendrik.
Kegiatan ini tidak hanya sekadar penyuluhan, tetapi juga melibatkan lomba mendongeng untuk siswa SD dan sesi mendengarkan dongeng bagi anak-anak TK dan PAUD. Salah satu peserta lomba mendongeng mengungkapkan, “Saya senang bisa ikut serta. Ini memberi saya kepercayaan diri dan banyak pengalaman baru.” ucapnya.
Di sisi lain, seorang siswa dari SMA mengatakan bahwa kegiatan Dispersip ini sangat bermanfaat. “Saya merasa lebih termotivasi untuk membaca dan berbagi pengetahuan dengan teman-teman. Membaca membantu kita memahami dunia dengan lebih baik.” ujar siswa tersebut.
Dalam rangka menghargai partisipasi, Dispersip Kabupaten Bengkalis juga memberikan penghargaan kepada pengunjung terbaik dari berbagai jenjang pendidikan. Penghargaan ini diharapkan dapat memacu semangat semua peserta untuk terus berkontribusi dalam gerakan literasi yang lebih luas.
Gerakan Budaya Gemar Membaca bertujuan untuk memberdayakan kebiasaan membaca dan meningkatkan indeks literasi serta kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Bengkalis. Kegiatan ini sejalan dengan program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS), yang berupaya menjadikan literasi sebagai dasar kesejahteraan masyarakat. Melalui partisipasi aktif, masyarakat dapat memanfaatkan perpustakaan sebagai pusat pengetahuan yang inklusif dan dinamis, membuka berbagai peluang untuk masa depan yang lebih cerah.
Dengan inisiatif ini, diharapkan semakin banyak individu yang terinspirasi untuk meningkatkan kemampuan literasi, serta memperkaya wawasan. Mari bergabung dengan Gerakan Budaya Gemar Membaca dan bersama-sama kita tingkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat Bengkalis.








