Menu

Mode Gelap

Hukrim · 21 Jun 2022 14:24 WIB ·

17 Tersangka Pengedar Narkoba Diringkus Ditresnarkoba Polda Riau


 Teks foto : Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto saat jumpa pers, Selasa (21/06/2022). Perbesar

Teks foto : Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto saat jumpa pers, Selasa (21/06/2022).

PRODESANEWS.COM|PEKANBARU – Sedikitnya 17 orang yang terlibat dalam peredaran gelap Narkotika diringkus oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau. Tiga diantaranya adalah wanita. Semuanya dibekuk dalam enam kasus berbeda dengan total barang bukti Sabu seberat 48,31 Kilogram dan uang tunai sebanyak Rp131.800.000.

Hal tersebut diungkapkan Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal melalui Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto didampingi Direktur Resnarkoba Kombes Yos Guntur, perwakilan Kajati Riau, Kabag Humas Pengadilan Tinggi, perwakilan BNNP, LAM Riau dan Granat Riau dalam jumpa persnya, di Mapolda Riau, Selasa (21/06/2022).

Kombes Narto mengatakan, satu orang tersangka yang juga merupakan residivis berinisial SU, bahkan terpaksa mendapat tindakan tegas dan terukur dari aparat. Lelaki asal Sumut ini diterjang timah panas tepat di bawah ketiak, saat berupaya melarikan diri dari sergapan polisi menggunakan mobilnya. SU digulung bersama rekannya TA ketika melintas di Jalan Soekarno Hatta Kota Dumai, Provinsi Riau.

“Kita mendapat informasi adanya penyelundupan Narkoba asal negeri Jiran Malaysia yang masuk ke Riau. Penyelidikan dilakukan dan sempat terjadi kejar-kejaran hingga tim berhasil mrnghentikannya. Daat digeledah didapati 19,83 kilogram Sabu dari ransel,” katanya.

Kabid Humas Polda Riau ini juga menguraikan, ada lima kasus lainnya yang diungkap Polda Riau selain SU dan TA. Ini merupakan rangkaian perburuan polisi selama sebulan belakangan.

“Polda Riau akan terus menyatakan perang terhadap peredaran Narkoba. Kita tidak akan mundur selangkah pun. Kepada para bandar, kita akan kejar sampai ke mana pun, ke lubang semut sekalipun pasti kami kejar,” tegasnya.

Lanjut Narto, lima kasus lainnya yang berhasil diungkap ini antara lain dengan tersangka AS, MN dan MR dengan barang bukti 6,96 kilogram Sabu. Pelaku dibekuk di Jalan Bina Widya Kota Pekanbaru. Saat itu, polisi menciduk dua orang diantaranya ketika berada di pusat perbelanjaan. Usut punya usut, mereka disuruh oleh REN alias KUN yang berada di Bandar Lampung. Polisi kemudian memburu REN dan berhasil mengamankannya di Lampung.

Baca Juga:  Update Kasus Covid-19 dan Capaian Vaksinasi di Riau per 16 Mei 2022

Kasus berikutnya, dengan tersangka berinisial MK, HS, ZU, IL dan EA dengan barang bukti 963,78 Gram Sabu. Mereka ditangkap di Jalan Jenderal Sudirman Desa Tenggayun Bengkalis. Kemudian kasus selanjutnya dengan tersangka MN, RI, ZU dan SA. Barang bukti yang disita sebanyak 19,72 Kilogram Sabu.

Tertangkapnya MN, RI, ZU dan SA ini berawal dari aksi kejar-kejaran polisi terhadap sebuah mobil merek Agya yang mencurigakan. Persis ketika di Jalan Buton, Kabupaten Siak mobil tersebut tiba-tiba berbalik arah. Petugas yang mencoba menghentikan justru tidak digubris, hingga akhirnya aparat melepas tembakan ke arah ban belakang dan depan.

Bukannya berhenti, kendaraan itu tetap saja melaju hingga polisi memepet mobil pelaku hingga berbenturan dan terguling tepatnya di depan Kantor Desa Kotoringin, Kecamatan Mempura, Siak. Saat diperiksa, ditemukan MN dan RI di dalamnya dan polisi mendapatkan barang bukti Sabu yang disimoan dibagasi belakang. Hasil pengembangan, tim kemudian berhasil mengamankan dua pelaku lainnya yakni Zu dan Sa yang dibekuk di Kota Batam.

Kasus berikutnya, tim membekuk tersangka AH dan menyita Sabu seberat 745,57 gram. Tersangka dibekuk di rumahnya daerah Rupat Kabupaten Bengkalis. Perkara terakhir dengan tersangka AM dan AR. Dari keduanya polisi menyita 84,65 gram Sabu.

Sementara itu, Direktur Reserse Narkoba Kombes Yos Guntur menambahkan bahwa 48,31 Kilogram Sabu yang disita jajarannya dari enam kasus berbeda ini, sasaran peredarannya adalah provinsi lain.

“Sedangkan Riau menjadi daerah perlintasan. Namun demikian kita akan terus dalami karena tidak menutup kemungkinan sasaran jualnya juga di Riau, terutama Kota Pekanbaru,” singkatnya.

Atas perbuatannya, para pelaku dengan total 17 orang ini terancam dijerat Pasal 114 ayat (2) jo pasal 112 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) uu RI no 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman pidana hukuman mati, atau pidana seumur hidup.

Baca Juga:  Jelang Konferprov PWI Riau ke-XV, Tiga Anggota PWI Bengkalis Launching Buku Serentak

Sebagian barang bukti yang disita ini pun langsung dimusnahkan setelah jumpa pers di gelar di Mapolda Riau, Selasa pagi. Pemusnahan juga disaksikan pihak kejaksaan, pengadilan dan instansi terkait lainnya. Sementara sisa barang bukti lainnya disimpan untuk kepentingan alat bukti dalam proses persidangan.(ril)

 

 

 

(Sumber: tribratanewsriau.com)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemdes Pedekik Salurkan Dana BLT Tahap II Untuk Tiga Bulan Sebanyak 102 KPM

30 Juni 2022 - 18:20 WIB

Ikut Rakor Bersama Gubernur Se-Sumatera, Bupati Kasmarni Bahas 5 Poin Penting

30 Juni 2022 - 13:15 WIB

Pencari Suaka Asal Myanmar Ditangkap Imigrasi Rohil

27 Juni 2022 - 17:07 WIB

Dibuka Gubernur Riau, Gebyar Makan Durian di Desa Berencah Sukses Terselenggara

27 Juni 2022 - 10:10 WIB

Road To 76, Kapolda Riau Lakukan Kick Off dan Jump Ball

27 Juni 2022 - 08:28 WIB

Konferprov XV PWI Riau di Bengkalis Berjalan Lancar, PWI Bengkalis Sampaikan Terimakasih Atas Dukungan Bupati Bengkalis

25 Juni 2022 - 19:39 WIB

Trending di Sorot