Menu

Mode Gelap

Budaya ยท 25 Des 2025 08:28 WIB ยท

Zapin, Warisan Istana di Tangan Perempuan Melayu


 ๐Ÿ“ธ Tari Zapin Melayu. Perbesar

๐Ÿ“ธ Tari Zapin Melayu.

Prodesanews.com | Pekanbaru โ€” Di tanah pesisir yang berpayung pada angin Selat Malaka, hiduplah seni Zapin sebagai jejak pertemuan antara tamadun Arab dan jiwa kebudayaan Melayu. Seiring peredaran masa dan silih pergantian zaman, tarian ini berdiam di dalam denyut sejarah bermula dari ruang istana, turun ke pangkuan rakyat jelata, lalu teguh berdiri sebagai lambang kemuliaan budi, kesantunan gerak, serta ikatan ruhani yang halus dalam kehidupan orang Melayu.

Dari kata zafn pada lidah Arab, lahirlah sebutan Zapin, gerak kaki yang cekatan namun bertertib, lembut tetapi teratur, berirama elok seiring petikan gambus dan hentak marwas yang bersahut-sahutan. Dahulu kala, para saudagar dan alim ulama dari Gujarat dan Hadramaut berlabuh di pelabuhan-pelabuhan Melayu, bersama mereka datanglah ilmu, dakwah, dan seni. Pada masa itu, Zapin diperkenalkan ke lingkungan istana dan balai pertemuan bangsawan, menjadi persembahan kaum lelaki yang sarat adab, diselimuti doa, serta bernaung pada penghayatan kepada Yang Maha Tinggi.

Namun zaman tiada pernah diam. Dari istana ke kampung, dari balai bangsawan ke halaman pesisir, Zapin pun beralih tempat tanpa terputus akar. Perempuan mulai hadir di dalamnya bukan sekadar pelengkap gerak, melainkan penutur nilai, penjaga keseimbangan, dan pewaris makna yang mengalir dari masa silam menuju hari kini.

Langkahnya tersusun halus, tubuh berdiri dalam harmoni, sedang gambus, marwas, dan rebana berdenting lembut seperti suara hati yang memanggil ingatan leluhur. Tiap gerak bukan semata tarian, melainkan bahasa tubuh yang menyampaikan amanat tentang kesederhanaan, kesantunan, dan rasa hormat kepada hidup. Dalam gerak yang saling menyahut, tersimpan makna kebersamaan, keseimbangan, serta persaudaraan sesama manusia.

Dari Medan hingga Johor, dari pesisir hingga negeri seberang, Zapin menempuh perjalanan panjang. Ada yang masih dekat pada asalnya di Timur Tengah, ada pula yang telah sebati dengan jiwa Melayu halus pada gerak, sederhana namun dalam maknanya, laksana laut yang tenang tetapi menyimpan kedalaman.

Baca Juga:  Polsek Bengkalis Kawal Swasembada Pangan Lewat Jagung Pipil

Pada masa kini, Zapin tiada sekadar dipersembahkan pada pesta adat atau panggung perayaan budaya. Ia menjadi cermin sejarah, pengingat jati diri, serta jalan halus bagi masyarakat untuk memeluk warisan yang turun-temurun.

Di bumi Riau, tradisi ini beroleh nafas baharu melalui tangan perempuan para guru, pelatih, dan penari yang tekun memeliharanya. Dalam sebuah program kebudayaan di TVRI Riau baru-baru ini, Pelaksana Tugas Ketua TP PKK Provinsi Riau, Adrias Hariyanto, menuturkan bahwa Zapin bukan hanya tarian, melainkan tanda kemuliaan budaya Melayu yang wajib dijaga dan dipelihara dengan kasih.

Perempuan hadir sebagai tiang pelestarian mengajar anak-anak di sekolah dan sanggar, menurunkan teknik dan adab menari, serta menumbuhkan kecintaan pada Zapin di kalangan generasi muda. Mereka membawa Zapin ke festival, ke panggung negeri sendiri, hingga ke pentas kebudayaan di luar wilayah; tidak semata sebagai pertunjukan, melainkan sebagai suara halus identitas Riau.

Di tangan perempuan ini, Zapin tiada membeku sebagai artefak masa lampau. Ia hidup dalam cipta dan kreasi, dalam sulaman busana, dalam alunan musik yang tetap bernafas berakar pada nilai lama, namun mampu menjejak ke bumi zaman baharu.

Bagi orang Melayu Riau, Zapin bukan hiburan belaka. Ia ibarat madah tentang jati diri, teguran lembut tentang budi, dan jalan pulang bagi generasi muda untuk mengenal asal usulnya. Dalam tiap langkah yang bertertib dan tiap gerak yang berlapik adab, tersimpan sejarah yang panjang dan melalui gerak perempuan Riau, Zapin terus berjalan, terus bernyawa, serta terus diwariskan ke masa depan.[pnc/ril]

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

BLT DD Tahap 4,5 dan 6 Desa Sungai Batang Disalurkan

27 Juni 2026 - 07:20 WIB

Terlibat Penggelapan dan Penadahan Sepeda Motor, Dua Pria Ditangkap

26 Juni 2026 - 16:45 WIB

Petugas Polres Bengkalis mengamankan sepeda motor Honda Beat Street dalam kasus dugaan penggelapan dan penadahan.

Kasus Sabu di Siak Kecil, Polisi Tangkap Dua Pria

26 Juni 2026 - 13:50 WIB

Petugas Polsek Siak Kecil menunjukkan barang bukti dalam pengungkapan kasus sabu di Bengkalis.

Kasmarni Dorong DPRD Sahkan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025

22 Juni 2026 - 13:00 WIB

Kasmarni menyampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 dalam rapat paripurna DPRD Bengkalis.

NMAX Raib di Parkiran RSUD Bengkalis, Dua Terduga Pelaku Ditangkap

20 Juni 2026 - 08:00 WIB

Polisi mengamankan pria dan wanita yang diduga mencuri Yamaha NMAX di Bengkalis.

Polisi Buru Pemasok Sabu Setelah Amankan Pria di Bengkalis

19 Juni 2026 - 08:44 WIB

Petugas Satresnarkoba Polres Bengkalis mengamankan terduga pelaku narkotika di Jalan Sri Pulau.
Trending di Hukrim