Menu ✖

Mode Gelap

Sorot · 15 Mar 2024 18:01 WIB ·

Tiga Pengedar Narkoba Pekanbaru dibekuk BNN Riau, Satu Diantaranya Pecatan Polri


 ? Ketiga pelaku pengedar narkoba yang diamankan BNN Riau.(Doc. MCR) Perbesar

? Ketiga pelaku pengedar narkoba yang diamankan BNN Riau.(Doc. MCR)

Prodesanews.com | PEKANBARU – Tiga orang komplotan pengedar narkoba di Pekanbaru berhasil diamankan Tim Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau. Dari tiga orang tersebut, satu diantaranya merupakan pecatan anggota Polri.

Diungkapkan Kepala BNNP Riau, Robinson DP Siregar, tiga pelaku yang ditangkap ini merupakan pengungkapan dari 2 kasus. Ketiganya merupakan jaringan Pekanbaru – Dumai dan Pekanbaru – Bengkalis.

“Ketiga tersangka merupakan pengedar sabu antar kabupaten di Riau,” ujar Robinson seperti dilansir dari media center riau, Jum’at (15/3/2024).

Sementara itu, untuk kronologis penangkapan, Kabid Pemberantasan BNNP Riau, Charles Sinaga memaparkan, pengungkapan kasus tersebut bermula dari informasi yang diberikan masyarakat.

“Pengungkapan pertama terjadi pada Selasa, 27 Februari 2024 lalu. Saat itu tim mendapat informasi adanya seorang pria berinisial RK yang sering melakukan transaksi sabu dan pil ekstasi di Kota Pekanbaru,” kata Charles.

Tim melakukan penyelidikan dan mendapati keberadaan target di sebuah ruko di Jalan Pramuka Ujung, Kelurahan Lembah Sari, Kecamatan Rumbai Timur, Kota Pekanbaru.

“Kemudian Pelaku RK berhasil dibekuk,” ujar Charles.

Charles membeberkan, dari hasil penggeledahan di ruko tersebut, ditemukan sebuah tas ransel berisi satu plastik bening berukuran besar berisi sabu, satu plastik bening berukuran sedang berisi sabu, dan satu plastik bening berukuran kecil juga berisi sabu.

“Total barang bukti sabu yang disita yaitu sebanyak 71,45 gram. Tak hanya itu, petugas juga menemukan plastik bening berisi 18 butir esktasi,” jelasnya.

Setelah diinterogasi terhadap RK, ternyata sabu dan ekstasi ini diperolehnya dari ZA yang diduga merupakan jaringan narkotika Bengkalis – Pekanbaru. Sementara pelaku ZA masih dalam pengejaran (DPO-red).

Selanjutnya Charles membeberkan pengungkapan kedua yang terjadi pada Rabu malam, 28 Februari 2024. Saat itu, tim BNNP Riau menangkap seorang pria berinisial FF yang belakangan diketahui merupakan pecatan polisi.

Baca Juga:  Gelar Kenduri Melayu Ratib Tonggak, Edi Sakura: Ajang Silaturahmi Doa Bersama

“FF pecatan Polri tahun 2008, dinas terakhir di Rohul berpangkat Bintara,” ucap Charles.

Menurut Charles, FF ditangkap di sebuah kos-kosan di Jalan Dagang, Kelurahan Kampung Tengah, Kecamatan Sukajadi. Tak hanya FF, petugas juga menangkap RP di lokasi yang sama.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan plastik hitam, yang setelah dicek ada dua plastik bening berukuran sedang berisi sabu.

Charles mengatakan, FF juga mengaku masih menyimpan narkotika jenis sabu di tempat lainnya. Kemudian Petugas langsung melakukan pencarian barang bukti tersebut.

“Lalu petugas menemukan satu plastik bening berukuran besar berisi sabu dan dua plastik bening berukuran sedang berisi sabu. Totalnya 32,82 gram,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 242 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Jejak Kasus Dana Desa Sukamaju, Dari Protes Warga ke Penyidikan Polisi

15 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Penyidikan dugaan korupsi Dana Desa Sukamaju senilai Rp 241 juta di Kabupaten Bengkalis

INPEST Desak KKP Tunda Pembayaran Proyek Kampung Nelayan Bengkalis Rp 7,3 Miliar

5 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Pembangunan KNMP di Desa Kuala Alam, Bengkalis, yang disorot INPEST

HUT ke-81 TNI, Kapolres Bengkalis Serukan Soliditas TNI-Polri

5 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Kapolres Bengkalis bersama jajaran TNI, Polri dan Forkopimda dalam peringatan HUT ke-81 TNI

Mitra SPPG Sungai Alam Bagikan Masker ke 15 Sekolah

30 September 2026 - 16:42 WIB

Siswa sekolah penerima MBG mendapat bantuan masker dari Mitra SPPG Sungai Alam

Polda Riau Mutasi Kapolres Bengkalis

26 September 2026 - 13:23 WIB

AKBP Eko Rubiyanto menerima tongkat komando Kapolres Bengkalis dari AKBP Fahrian Saleh Siregar

Kementerian Komdigi Pastikan Surat Pemadaman Internet Nasional Hoaks

25 September 2026 - 08:00 WIB

Wakil Menteri Komdigi Angga Raka Prabowo memastikan surat pemadaman internet nasional adalah hoaks.
Trending di Nasional