Menu ✖

Mode Gelap

Sorot · 20 Nov 2024 15:05 WIB ·

Sinergi Kemitraan Dispersip Bengkalis dan Kampar untuk Meningkatkan Literasi


 📸 Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Bengkalis melakukan kunjungan kerja strategis ke Dispersip Kabupaten Kampar. Perbesar

📸 Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Bengkalis melakukan kunjungan kerja strategis ke Dispersip Kabupaten Kampar.

Prodesanews.com | BANGKINANG – Dalam upaya memperkuat budaya literasi dan meningkatkan minat baca di Provinsi Riau, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Bengkalis melakukan kunjungan kerja strategis ke Dispersip Kabupaten Kampar pada Rabu pagi, 20 November 2024. Kunjungan ini disambut langsung oleh Kepala Dispersip Kampar, Dr. Yuli Usman, M.Ag., di ruang kerjanya. Pertemuan ini merupakan bagian dari inisiatif berkelanjutan untuk menjalin kerja sama lintas kabupaten dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan literasi masyarakat.

Tujuan utama dari kunjungan ini adalah untuk menggali wawasan dan berbagi pengalaman antara kedua instansi dalam merancang program-program literasi yang inovatif dan berdampak luas. Drs. H. Elmunir, Sekretaris Dispersip Bengkalis, bersama Kepala Bidang dan stafnya, hadir dengan antusiasme tinggi untuk mendiskusikan berbagai langkah strategis yang telah berhasil diterapkan oleh Dispersip Kampar.

Elmunir menekankan pentingnya informasi dan metode yang diterapkan oleh Dispersip Kampar. “Pendekatan inovatif yang dilakukan oleh Dispersip Kampar, seperti Gerakan Seribu Penulis Kampar (GESAPENA) dan program Penelusuran Naskah Kuno, sangat relevan dan dapat menjadi acuan penting bagi kami,” ujarnya. Program-program ini tidak hanya meningkatkan minat baca, tetapi juga mendorong masyarakat untuk lebih mencintai dan melestarikan warisan budaya lokal. GESAPENA, misalnya, telah berhasil menarik perhatian penulis lokal dan nasional, menciptakan platform bagi mereka untuk mengungkapkan pandangan dan pengalaman mereka melalui tulisan.

Kepala Dispersip Kampar, Yuli Usman, mengungkapkan bahwa strategi yang diterapkan berfokus pada pemahaman mendalam terhadap kondisi sosial dan budaya masyarakat. “Dengan memanfaatkan teknologi dan media sosial, kami mampu menjangkau lebih banyak masyarakat, terutama generasi muda,” jelas Yuli. “Monitoring dan evaluasi rutin memastikan setiap inisiatif kami berjalan optimal dan tepat sasaran.” Dengan adanya kemajuan teknologi, Dispersip Kampar juga telah meluncurkan aplikasi perpustakaan digital yang memudahkan akses buku-buku bagi masyarakat, mengurangi hambatan geografis dan fisik dalam mendapatkan bahan bacaan.

Baca Juga:  Raih Juara 1 Tartil Quran Di MTQ Kecamatan, Pj. Kades: Tingkatkan Terus

Dispersip Kampar juga mengadakan berbagai lokakarya dan seminar yang melibatkan penulis, akademisi, dan praktisi literasi. Acara-acara ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan minat baca, tetapi juga untuk membangun komunitas literasi yang kuat, di mana anggota masyarakat dapat saling berbagi pengetahuan dan pengalaman. Salah satu program unggulan lainnya adalah “Literasi untuk Semua”, yang dirancang untuk memastikan akses literasi bagi kelompok-kelompok marjinal, termasuk penyandang disabilitas dan masyarakat yang tinggal di daerah terpencil.

Kolaborasi antara Dispersip Kampar dan Bengkalis ini diharapkan dapat mengoptimalkan pelaksanaan program literasi dan memanfaatkan data lapangan secara lebih efektif. Sebagai simbolisasi awal dari kerja sama ini, Dispersip Kampar menyerahkan buku karya penulis lokal yang mengangkat peran Kampar pada masa Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI). Buku ini merupakan salah satu hasil nyata dari gerakan literasi yang telah menginspirasi banyak penulis lokal dan memberikan perspektif baru tentang peran Kampar dalam sejarah nasional.

Pertemuan ini menghasilkan kesepakatan untuk menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) sebagai landasan formal dalam menjalin hubungan kerja sama. MoU ini diharapkan dapat memfasilitasi pertukaran informasi, koordinasi program, dan pelaksanaan kegiatan yang lebih terstruktur antara kedua dinas perpustakaan. Dengan adanya MoU tersebut, kedua belah pihak berkomitmen untuk saling mendukung dan berbagi sumber daya dalam upaya meningkatkan literasi di wilayah mereka masing-masing.

Dengan adanya kolaborasi ini, masyarakat di Kabupaten Kampar dan Bengkalis diharapkan dapat merasakan manfaat dari program-program literasi yang lebih inovatif dan berkelanjutan. Pemerintah daerah optimis bahwa langkah ini akan mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan kecerdasan masyarakat, serta memperkuat budaya membaca yang sudah ada. Kerja sama ini juga diharapkan dapat menjadi model bagi kabupaten lain di Riau dan sekitarnya, menunjukkan bagaimana kolaborasi regional dapat menghasilkan dampak positif yang signifikan.

Baca Juga:  SMSI Tolak Pasal Yang Beratkan Perusahaan Pers Start Up

Melalui sinergi yang kuat antara Dispersip Kampar dan Dispersip Bengkalis, diharapkan akan tercipta inovasi baru yang mampu menginspirasi masyarakat untuk lebih mencintai buku dan memperdalam pengetahuan mereka. Dengan demikian, Riau dapat semakin dikenal sebagai daerah yang unggul dalam literasi dan budaya. Pemerintah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam mendukung gerakan literasi ini, sehingga dampaknya dapat dirasakan secara merata di seluruh lapisan masyarakat. Bersama, kita dapat mewujudkan generasi yang lebih cerdas, berpengetahuan, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Pemerintah juga berharap bahwa inisiatif ini akan menginspirasi sektor swasta dan organisasi nonpemerintah untuk ikut serta dalam upaya meningkatkan literasi. Dengan dukungan yang lebih luas, diharapkan program-program literasi ini dapat berkembang lebih jauh dan menjangkau lebih banyak individu, membawa perubahan nyata dalam kehidupan masyarakat di Riau, khususnya Kabupaten Bengkalis.

Artikel ini telah dibaca 131 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Jalan Tenggelam di Desa Kelemantan: Ketika Warga Pinggiran Harus Bertaruh Dengan Pasang Air

29 Oktober 2026 - 23:15 WIB

Jejak Kasus Dana Desa Sukamaju, Dari Protes Warga ke Penyidikan Polisi

15 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Penyidikan dugaan korupsi Dana Desa Sukamaju senilai Rp 241 juta di Kabupaten Bengkalis

INPEST Desak KKP Tunda Pembayaran Proyek Kampung Nelayan Bengkalis Rp 7,3 Miliar

5 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Pembangunan KNMP di Desa Kuala Alam, Bengkalis, yang disorot INPEST

HUT ke-81 TNI, Kapolres Bengkalis Serukan Soliditas TNI-Polri

5 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Kapolres Bengkalis bersama jajaran TNI, Polri dan Forkopimda dalam peringatan HUT ke-81 TNI

Mitra SPPG Sungai Alam Bagikan Masker ke 15 Sekolah

30 September 2026 - 16:42 WIB

Siswa sekolah penerima MBG mendapat bantuan masker dari Mitra SPPG Sungai Alam

Polda Riau Mutasi Kapolres Bengkalis

26 September 2026 - 13:23 WIB

AKBP Eko Rubiyanto menerima tongkat komando Kapolres Bengkalis dari AKBP Fahrian Saleh Siregar
Trending di Sorot