PRODESANEWS.COM | BENGKALIS – Pembahasan lanjutan terhadap Rancangan Kebijakan Umum APBD dan Rancangan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (RKUA RPPAS) tahun 2023 antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Bengkalis dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) kembali dilaksanakan pada Senin, (29/08/2022).
Sebelumnya Rapat Banggar tersebut dilaksanakan pada hari Minggu, 28 Agustus 2022 sekira pukul 16.00 Wib yang saat itu dipimpin oleh Wakil Ketua I Syahrial.
Saat itu, Syahrial meminta kepada ketua TAPD untuk dapat menghadirkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah disebutkan namanya untuk mengikuti rapat lanjutan nantinya.
Kali ini rapat lanjutan dipimpin oleh Ketua DPRD Bengkalis H. Khairul Umam, serta didampingi Wakil Ketua I Syahrial, Wakil Ketua II Sofyan, Wakil Ketua III Syaiful Ardi dan anggota Banggar. Sementara dari TAPD dipimpin oleh ketua TAPD Bustami, HY (Sekda-red), dan didampingi angggota TAPD, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta RSUD.

Ketua DPRD Bengkalis H. Khairul Umam dalam penyampaiannya mengatakan rapat ini dilaksanakan untuk menentukan angka Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepakatan APBD tahun 2023.
“Rapat yang dilakukan ini untuk menentukan angka MoU APBD 2023, hal-hal yang menjadi krusial dapat kita selesaikan bersama agar segala kebutuhan masyarakat bisa tercapai,” kata Khairul Umam.
Kemudian dilanjutkan penyampaian dari Wakil Ketua I DPRD Bengkalis dari fraksi Golkar, Syahrial. Ia berharap semua kegiatan yang menjadi prioritas serta sudah direncanakan dan telah dilakukan survey agar dapat dimasukkan dalam anggaran, karena ini menyangkut kebutuhan yang telah diketahui masyarakat.
Sementara itu Wakil Ketua II DPRD Bengkalis Sofyan mengatakan, “Beberapa persentase jalan poros di APBD 2023 diharapkan ada target yang harus dituangkan bersama di dalam forum ini, begitu juga terhadap jalan yang rusak dan miring, harus ada langkah-langkah untuk perbaikannya,” ujarnya.
Rapat yang dilaksanakan sampai pukul 23.46 Wib malam ini berjalan alot. Berbagai pertanyaan, masukan, saran dan pendapat disampaikan silih berganti oleh anggota Banggar yang hadir, seperti Febriza Luwu, Al Azmi, Irmi Syakip Arsalan, Hendri, Laurensius Tampubolon, H. Adri, Surya Budiman, Hj. Zahraini, H. Zamzami, Adihan, Askori, Rianto, Simon Lumban Gaol, dan Zamzami Harun, baik itu kegiatan yang di tampung dari aspirasi masyarakat maupun kegiatan-kegiatan yang menjadi prioritas.








