BENGKALIS — Hamparan tanaman jagung yang tumbuh hijau di lahan Desa Sungai Batang, Kecamatan Bengkalis, menjadi simbol semangat baru dalam memperkuat ketahanan pangan desa. Di tengah cuaca cerah yang menaungi area perkebunan, jajaran Polsek Bengkalis bersama Pemerintah Desa turun langsung meninjau kesiapan program budidaya jagung pipil yang akan digerakkan secara masif mulai Juli 2026.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui koordinasi strategis antara Kapolsek Bengkalis dan Pemerintah Desa Sungai Batang guna memastikan program berjalan terarah dan memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat.
Program budidaya jagung pipil ini nantinya akan dikelola melalui Kelompok Tani binaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Menara. Langkah itu dilakukan agar pengelolaan pertanian berjalan lebih profesional, terorganisir, dan mampu meningkatkan kesejahteraan petani desa.
Kapolsek Bengkalis Iptu Hendro Wahyudi, S.H., M.H., menegaskan bahwa kepolisian tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif mendukung program pemberdayaan masyarakat, khususnya di sektor pertanian.
Menurutnya, sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, dan BUMDes menjadi kunci penting dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan lahan produktif yang ada di desa.
“Kami siap mengawal dan memberikan dukungan agar masyarakat semakin optimis mengembangkan pertanian jagung pipil. Potensi pasar komoditas ini sangat menjanjikan, terutama untuk kebutuhan pakan ternak dan industri,” ujar Hendro. Kamis, (21/5).

Sementara itu, Kepala Desa Sungai Batang Budiman SE, MM, menyambut positif dukungan dari pihak kepolisian. Ia menilai keterlibatan Polsek Bengkalis memberi motivasi tambahan bagi para petani yang tergabung dalam kelompok binaan BUMDes.
Pemerintah desa saat ini juga tengah mempersiapkan berbagai kebutuhan teknis, mulai dari penataan lahan hingga distribusi bibit jagung agar proses tanam dapat dilakukan tepat waktu pada Juli mendatang.
Selain sebagai upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, budidaya jagung pipil ini diharapkan mampu membuka peluang usaha baru bagi masyarakat desa dan meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) melalui pengelolaan unit usaha BUMDes yang berkelanjutan.
Dengan kolaborasi yang terus diperkuat antara aparat, pemerintah desa, dan kelompok tani, Desa Sungai Batang ditargetkan menjadi salah satu sentra jagung pipil percontohan di Kecamatan Bengkalis serta mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat berbasis pertanian.








