Prodesanews.com | BENGKALIS – Dalam upaya menjaga stabilitas ekonomi daerah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis, melalui Bagian Perekonomian Setda, mengadakan rapat strategis untuk membahas pengendalian inflasi, Rabu (2/10/2024). Pertemuan ini merupakan langkah penting dalam merumuskan kebijakan efektif guna menghadapi tantangan inflasi yang dapat memengaruhi kesejahteraan masyarakat.
Bertempat di Ruang Rapat Wakil Bupati lantai II, rapat ini dipimpin oleh Kepala Bagian Perekonomian Setda, H Khairi Fahrizal, yang bertindak atas nama Pj Bupati. Hadir juga dalam pertemuan ini Kepala Dinas Ketahanan Pangan Bengkalis, Susi Hartati, dan Ketua Kadin Kabupaten Bengkalis, Muhammad Ridho Nosa.
Berbagai perwakilan dari dinas terkait turut berpartisipasi, termasuk Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup, BPS Bengkalis, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pertanian, dan Dinas Perikanan Bengkalis.
Fokus utama rapat adalah merumuskan enam langkah konkret yang meliputi gerakan menanam, pemberian subsidi transportasi, pelaksanaan operasi pasar murah, inspeksi pasar, kolaborasi dengan daerah penghasil komoditas, serta alokasi Belanja Tidak Terduga sebagai langkah antisipatif.
Selain itu, rapat ini memperkenalkan aplikasi “Jendela Informasi Inflasi” (JINNI), sebuah platform yang menyediakan data inflasi secara real-time untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat dan tepat. Aplikasi ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan dan menjaga stabilitas harga di masyarakat.
“Aplikasi ini adalah sebuah platform satu tampilan yang menyajikan Distribusi, Angka IPH, Andil, Bapokting serta menampilkan grafik analisis inflasi,” jelas H Khairi.
Selain itu, H Khairi juga menekankan pentingnya kerjasama yang erat antara dinas terkait untuk memastikan data yang akurat dan terkini diinput ke dalam aplikasi JINNI. Dengan demikian, setiap tantangan inflasi dapat diatasi secara efektif.
“Mari saling bersinergi dan berkomitmen untuk menyelesaikan segala persoalan inflasi di dalam aplikasi JINNI, sehingga ketahanan pangan yang berkelanjutan dapat terwujud,” ajaknya.








