Bengkalis, – Tim Satgas gabungan berasal dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri, dan Damkar terus melakukan pencarian terhadap dua remaja yang tenggelam di Sungai Selari, Kecamatan Bukitbatu, Kabupaten Bengkalis. Kejadian tragis ini menimpa Rifal Aldiano (14) dan Fahrozi, keduanya adalah siswa SMP kelas XII di Kecamatan Bukitbatu. Selasa,(12/11).
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin malam (11/11/2024) sekitar pukul 21.44 WIB. Kedua korban dilaporkan tenggelam di kawasan pasar baru, Desa Sungai Selari. Hingga kini, Rifal Aldiano telah berhasil ditemukan oleh tim penyelamat sekitar pukul 20.03 WIB, sementara pencarian terhadap Fahrozi masih berlangsung.
Upaya penyelamatan melibatkan empat personel BPBD, satu anggota kepolisian, dua anggota TNI, dan sejumlah personel dari Basarnas serta Damkar. Sejumlah masyarakat juga turut membantu pencarian. Petugas dan warga setempat bekerja sama dengan alat penyelamat yang tersedia, meski mengalami kendala jarak pandang yang terbatas karena situasi malam hari.

Satgas Gabungan Basarnas sedang melakukan penyisiran
Menurut informasi dari petugas piket Kecamatan Bukitbatu, Roby dan Iin Saputra, kondisi lapangan cukup sulit, terutama dengan minimnya penerangan. Namun, mereka terus berkoordinasi untuk melanjutkan upaya pencarian terhadap korban yang belum ditemukan. Hingga kini, kronologi detail kejadian masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Sekretaris Desa Sungai Selari, Desrizal Mariadi, menyatakan bahwa masyarakat setempat sangat prihatin atas insiden ini dan turut membantu proses pencarian. “Kami terus berharap korban lainnya bisa segera ditemukan dalam keadaan selamat,” ujarnya.
Dari laporan yang dihimpun, Rifal Aldiano merupakan warga Desa Lubuk Muda, Kecamatan Siak Kecil, sementara Fahrozi berasal dari Desa Sungai Selari, Bukitbatu. Kedua korban merupakan siswa yang dikenal di lingkungannya.

Tim BPBD saat melakukan pencarian jasad anak tenggelam
Proses pencarian masih dilakukan dengan penuh semangat oleh tim gabungan dan warga sekitar. Pihak BPBD menyatakan akan terus melakukan penyisiran di sekitar area Sungai Selari. Koordinasi antara BPBD, TNI, Polri, dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk mengatasi kendala teknis di lapangan.
“Kami mengutamakan keselamatan dalam proses pencarian ini dan bekerja sebaik mungkin dalam kondisi yang ada,” kata salah seorang petugas BPBD.








