Menu

Mode Gelap

Hukrim · 13 Jan 2026 13:20 WIB ·

Diduga Jual Miras, Warung di Bengkalis Luput Penertiban


 📸 Botol minuman beralkohol terlihat terpajang di dalam Warung Hollywood, Bengkalis, sebelum akhirnya menghilang usai dikonfirmasi awak media. Perbesar

📸 Botol minuman beralkohol terlihat terpajang di dalam Warung Hollywood, Bengkalis, sebelum akhirnya menghilang usai dikonfirmasi awak media.

Prodesanews.com | Bengkalis — Deretan botol minuman beralkohol tersusun rapi di atas meja sebuah warung di Jalan Tandun, Kabupaten Bengkalis. Penjualannya berlangsung terbuka, di ruang publik, tanpa sekat. Tak ada garis polisi. Tak ada razia. Aparat pun tak terlihat.

Warung itu bernama Hollywood. Dari luar, papan nama yang terpasang justru menyebut usaha “menerima pesanan karangan bunga”. Namun di dalam, etalase menunjukkan aktivitas lain, penjualan minuman keras berbagai merek. Perbedaan antara izin yang ditampilkan dan praktik di lapangan memunculkan dugaan penyamaran jenis usaha.

Saat dikonfirmasi pada Senin, 12 Januari 2026, pemilik warung hanya memberi jawaban singkat. Ia menyebut minuman tersebut sebagai “minuman lokal dari Jakarta”, tanpa menunjukkan izin penjualan atau dokumen distribusi. Tiga jam setelah konfirmasi itu, botol-botol yang semula terpajang tak lagi terlihat. Tak ada penjelasan. Tak ada keterangan resmi.

Kondisi ini menyingkap persoalan yang lebih dalam: pengawasan negara yang tersendat oleh celah regulasi. Secara nasional, peredaran minuman beralkohol diatur melalui Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 25 Tahun 2019. Aturan itu membagi minuman beralkohol ke dalam tiga golongan berdasarkan kadar alkohol dan membatasi penjualan hanya di lokasi tertentu dengan izin resmi.

Namun di tingkat daerah, Bengkalis belum memiliki payung hukum yang memadai. Pemerintah daerah masih merujuk pada Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 1995, perubahan atas Perda Nomor 7 Tahun 1989, yang mengatur pajak atas izin penjualan minuman beralkohol. Regulasi lama itu berorientasi fiskal, bukan pengawasan lapangan, pembatasan lokasi, atau mekanisme penindakan.

Akibatnya, penegakan aturan nasional kerap bergantung pada tafsir dan inisiatif masing-masing instansi. Pengawasan perdagangan berada di Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Penertiban pelanggaran ruang publik menjadi tugas Satpol PP. Unsur pidana berada di ranah kepolisian. Ketika regulasi daerah tak memberi kompas yang jelas, koordinasi pun melemah.

Baca Juga:  Waduk PLTA Koto Panjang Aman Meski Inflow Meningkat

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bengkalis, Zulpan, ST mengaku baru akan menindaklanjuti informasi tersebut. “Nanti kita cek dulu ya, Bang,” ujarnya melalui pesan WhatsApp. Pernyataan singkat itu mempertegas kesan reaktif, bukan preventif.

Tekanan juga datang dari masyarakat sipil. Ketua LSM Temperak, Ridwan menilai situasi tersebut mencerminkan lemahnya kehadiran negara di ruang publik. Menurut dia, pembiaran terhadap dugaan pelanggaran yang berlangsung terbuka berisiko mengikis kewibawaan hukum.

“Kalau pelanggaran yang terlihat jelas di lapangan dibiarkan, negara seperti tidak hadir. Aparat mestinya bertindak sebelum praktik ini dianggap biasa,” kata Ridwan.[pnc/ril]

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Bengkalis Perkuat Sinergi Forkopimda

1 Juli 2026 - 12:45 WIB

Kapolres Bengkalis bersama Forkopimda pada syukuran Hari Bhayangkara ke-80.

DPRD Bengkalis Nilai Distribusi BBM Jadi Akar Persoalan

29 Juni 2026 - 16:50 WIB

Komisi III DPRD Bengkalis bertemu Dinas ESDM Provinsi Riau membahas distribusi BBM Bengkalis dan usulan penambahan kuota BBM bersubsidi.

Polres Bengkalis Ungkap Dua Kasus Sabu di Mandau, Dua Pengedar Ditangkap

29 Juni 2026 - 11:00 WIB

Petugas Satresnarkoba Polres Bengkalis menunjukkan barang bukti sabu hasil pengungkapan dua kasus di Kecamatan Mandau.

BLT DD Tahap 4,5 dan 6 Desa Sungai Batang Disalurkan

27 Juni 2026 - 07:20 WIB

Terlibat Penggelapan dan Penadahan Sepeda Motor, Dua Pria Ditangkap

26 Juni 2026 - 16:45 WIB

Petugas Polres Bengkalis mengamankan sepeda motor Honda Beat Street dalam kasus dugaan penggelapan dan penadahan.

Kasus Sabu di Siak Kecil, Polisi Tangkap Dua Pria

26 Juni 2026 - 13:50 WIB

Petugas Polsek Siak Kecil menunjukkan barang bukti dalam pengungkapan kasus sabu di Bengkalis.
Trending di Hukrim