Menu

Mode Gelap

Sorot · 16 Apr 2022 08:35 WIB ·

Bea Cukai Riau Selamatkan Uang Negara Rp365,8 Miliar, Dari 161 Penindakan Barang Illegal


 Teks foto : Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Provinsi Riau. Perbesar

Teks foto : Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Provinsi Riau.

PRODESANEWS.COM | PEKANBARU – Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Provinsi Riau berhasil menyelamatkan uang negara atau mengamankan potensi kerugian negara sebesar 365,8 miliar rupiah.

Hasil tersebut didapat setelah DJBC Riau melakukan penindakan sebanyak161 kasus sepanjang bulan Januari-Maret 2022 (kuartal I-red). Penindakan ini sebagai bentuk upaya pengawasan dan penindakan terhadap barang illegal.

“Dari 161 penindakan tersebut, Bea Cukai Riau berhasil menyelamatkan uang negara atau mengamankan potensi kerugian negara sebesar Rp365,8 miliar dengan perkiraan nilai barang mencapai Rp369,9 miliar,” kata Kepala DJBC Riau, Agus Yulianto, Jum’at (15/04/2022).

Ia mengungkapkan, pihaknya paling banyak melakukan penindakan terhadap tembakau illegal, yaitu sebanyak 110 kali dari 161 penindakan yang telah dilakukan DJBC Riau.

“Ada 2,5 juta batang rokok illegal yang diamankan dengan perkiraan nilai barang mencapai Rp2,6 miliar dengan potensi nilai cukai dan pajak sebesar Rp1,6 miliar,” jelas Agus.

Selain itu, DJBC Riau juga telah melakukan 9 penindakan terhadap peredaran narkotika di Provinsi Riau.

“Dari 9 penindakan ini, kami mengamankan 345,5 kg Methamphetamine dan 16 ribu butir pil ectasy. Perkiraan nilai barang tersebut mencapai Rp366,8 miliar dengan potensi kerugian negara untuk biaya rehab sebesar Rp364 miliar,” ujar Agus.

Sambungnya lagi, selebihnya DJBC Riau melakukan 4 kali penindakan terhadap tekstil dan produk tekstil dengan perkiraan nilai barang senilai Rp130 juta dengan potensi kerugian negara Rp36,8 juta. Lalu, 2 kali penindakan terhadap besi, baja dan produknya dengan perkiraan nilai barang senilai Rp63 juta dengan potensi kerugian negara Rp18,4 juta.

“Terakhir, 1 kali penindakan terhadap mesin listrik, pompa dan bahan bakar dengan perkiraan nilai barang senilai Rp163 juta dengan potensi kerugian negara Rp38 juta. Tentu untuk kedepannya, kami akan terus meningkatkan kinerja dalam upaya pengawasan dan penindakan terhadap peredaran barang ilegal,” pungkas Agus Yulianto.(ril/mcr)

Baca Juga:  Dari Kicauan Sang Kurir, Akhirnya Bandar Sabu di Pinggir Masuk Bui
Artikel ini telah dibaca 162 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Miliki Sabu 11,4 Gram, Warga Kelurahan Duri Barat Ini Akhirnya Dibekuk

12 Agustus 2022 - 13:45 WIB

Pemprov Riau Salurkan Bansos Sebesar Rp 24 Miliar Lebih Untuk 85 Panti Asuhan

11 Agustus 2022 - 15:26 WIB

Bahas Masalah Pernikahan Dibawah Umur, Kepala KUA Undang 9 Unsur

11 Agustus 2022 - 07:14 WIB

Inflasi di Riau Capai 7 Persen, Gubri : Ada Beberapa Upaya Yang Akan dilakukan TPID

10 Agustus 2022 - 19:00 WIB

Pedagang Bendera Musiman Keluhkan Sepinya Pembeli

10 Agustus 2022 - 15:02 WIB

Bagun Sinergi, Kasat Reskrim Coffe Morning Dengan Sejumlah Wartawan

9 Agustus 2022 - 16:29 WIB

Trending di Terkini