Prodesanews.com | Jakarta — Pemerintah menyiapkan pembukaan 300 lowongan bagi lulusan SMA untuk memperkuat tenaga teknis di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dalam waktu dekat.
Kebijakan ini diambil seiring kebutuhan mendesak petugas lapangan, terutama untuk mendukung pengawasan arus barang di pelabuhan dan bandara.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya menyampaikan di Jakarta pada awal April lalu bahwa rekrutmen tersebut ditujukan bagi pekerja teknis yang siap terjun langsung. “Kita akan buka di Bea Cukai 300 lulusan SMA. Saya perlu orang yang betul-betul di level teknis,” ujarnya.
Ia menekankan, kebutuhan sumber daya manusia di sektor kepabeanan tidak hanya pada fungsi administratif, tetapi juga pengawasan langsung terhadap lalu lintas barang masuk dan keluar. Aktivitas ini menuntut respons cepat serta kehadiran petugas di titik-titik strategis.
Purbaya juga mengakui proses rekrutmen sebelumnya berjalan relatif lama. Karena itu, pemerintah mendorong percepatan seleksi agar kebutuhan tenaga operasional segera terpenuhi. Lowongan tersebut ditargetkan dibuka dalam waktu dekat.
Penambahan personel diharapkan memperkuat pengawasan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepabeanan dan cukai di tengah peningkatan arus perdagangan. Penguatan SDM ini juga dinilai penting untuk menekan potensi pelanggaran, termasuk penyelundupan, serta mengoptimalkan penerimaan negara.
Terkait rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), Purbaya menegaskan kebijakan itu berada di bawah kewenangan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. “CPNS ada di MenpanRB. Anggaran harusnya ada,” kata dia.
Ia memastikan pemerintah memiliki kapasitas fiskal untuk mendukung belanja pegawai, termasuk jika rekrutmen CPNS kembali dibuka.[pnc/ril]








