Prodesanews.com | BANTAN – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bengkalis salurkan 1 ton beras untuk 7 Desa yang masih terdampak banjir di Kecamatan Bantan, Bengkalis.
Bantuan tersebut diserahkan langsung Ketua Baznas Kabupaten Bengkalis H. Ismail kepada Camat Bantan Rafli Kurniawan, dampingi Staf Ahli Bupati Bengkalis Johansyah Syafri serta 7 Pj Kepala Desa di Dapur Umum, jalan Sudirman Desa Teluk Papal, pada Kamis (30/11/2023) sore kemarin.
Saat itu, Ketua Baznas Kabupaten Bengkalis Ismail mengatakan, bantuan ini merupakan bentuk sinergi antara Baznas dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang berhak menerima.
“Kami dari Baznas Kabupaten Bengkalis berharap, bantuan ini dapat membantu meringankan beban saudara kita yang saat ini lagi dilanda musibah banjir,” ucapnya.
Ismail juga berpesan kepada Camat dan Pj. Kepala Desa penerima bantuan, agar bantuan beras tersebut dapat dibagikan dengan sebaik-baiknya.
Sementara, Camat Bantan Rafli Kurniawan mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bengkalis yang senantiasa hadir membantu masyarakatnya yang sedang mengalami musibah banjir.
“Terima kasih juga kepada Bandan Amil Zakat Nasional Kabupaten Bengkalis yang telah menyalurkan 1 ton beras yang akan segera dibagikan kepada 7 desa terdampak banjir,” ucap Rafli.
Hal denada juga disampaikan Pj. Kepala Desa Teluk Papal, ia mengucapkan terima kasih kepada Pemkab dan Baznas Bengkalis yang perhatian dan selalu hadir memberikan bantuan kepada warganya sejak awal hingga saat ini.
Ditempat sama, Bupati Bengkalis yang saat itu diwakili Staf Ahli Bupati Bengkalis Johansyah Syafri mengatakan, hal-hal seperti ini harus dilakukan dengan cepat dan tanggap.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bengkalis kami mengucapkan terima kasih kepada Baznas Bengkalis dan para donatur lainnya yang ikut membantu dalam meringankan beban masyarakat terdampak banjir,” ucap Johan.
Kepada Pj. Kepala Desa yang wilayahnya terdampak banjir Johan berpesan untuk senantiasa berkomunikasi dan berkoordinasi dengan pihak Kecamatan Bantan, sehingga nantinya penanganan banjir ini tidak terkesan terlambat atau dianggap pemerintah tidak hadir.
“Kami mohon penanganan ini harus dilakukan secara bersama-sama dan selalu berkomunikasi dan koordinasi, sesuai arahan Bupati Bengkalis Kasmarni. Kita harus cepat tanggap hal-hal yang seperti itu,” ujarnya.








