Prodwsanews.com | BENGKALIS – Guna memperkuat fisik dan mental serta profesionalisme dalam menjalankan tugas, jajaran petugas Lapas Bengkalis menggelar latihan perdana beladiri Kempo bertempat di Halaman Lapas, Jumat (01/12/2023).
Kegiatan tersebut diikuti sejumlah pejabat struktural serta JFU dan JFT Lapas Bengkalis. Seluruh pegawai yang mengikuti kegiatan tersebut terlihat sangat antusias.
Latihan beladiri kempo ini diajarkan pelatih Kempo dari Federasi Kempo Indonesia yaitu Senpai Ujang Efendi, Senpai Syamzul dan Senpai Khairul.
Saat itu, senpai Ujang menyampaikan bahwa beladiri Kempo ini merupakan salah satu seni beladiri yang melatih pertahanan diri dan mental, Kempo juga sangat baik untuk kesehatan dan perlindungan diri.
“Dengan keahlian Kempo, petugas Lapas Bengkalis diharapkan memiliki bekal untuk membentengi diri dalam melaksanakan tugas sehari-hari,” ujarnya.
Sebelum berlatih, petugas Lapas mengawali dengan doa bersama, selanjutnya para pelatih mempraktekkan gerakan dasar serta teknik berpasangan yang disebut Ghiwaken Daiichi. Gerakan ini bertujuan melatih keterampilan beladiri, meningkatkan kedisiplinan dan kebugaran jasmani.
Terkait adanya kegiatan ini, Kalapas Bengkalis, Muhammad Lukman menyampaikan dengan terlaksananya latihan tersebut diharapkan dapat menambah semangat, pembentukan mental serta meningkatkan kemampuan beladiri petugas Lapas Bengkalis.
Menurut Kalapas, petugas Lapas Bengkalis harus membekali diri dengan kemampuan fisik yang cakap. Kemampuan fisik yang dimaksud adalah keahlian beladiri sebagai bagian dari upaya bertahan dan melindungi diri.
“Latihan olahraga kempo ini diharapkan menjadi langkah positif dalam meningkatkan kesehatan dan keterampilan bagi Petugas Pemasyarakatan khususnya pada UPT Lapas Bengkalis, serta dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan,” pungkasnya.








