Menu

Mode Gelap

Pemerintah Daerah · 8 Jun 2026 14:10 WIB ·

Pengendalian Korupsi Bengkalis Jadi Sorotan, Kasmarni Minta Perbaikan


 📸 Bupati Bengkalis Kasmarni membuka Asistensi IEPK 2026 bersama BPKP Riau untuk memperkuat tata kelola pemerintahan dan efektivitas pengendalian korupsi. Perbesar

📸 Bupati Bengkalis Kasmarni membuka Asistensi IEPK 2026 bersama BPKP Riau untuk memperkuat tata kelola pemerintahan dan efektivitas pengendalian korupsi.

Prodesanews.com | Bengkalis – Bupati Bengkalis Kasmarni membuka Asistensi Peningkatan Efektivitas Pengendalian Korupsi (IEPK) Tahun 2026 di Ruang Rapat Dang Merdu Kantor Bupati Bengkalis, Senin, 8 Juni 2026. Pemerintah Kabupaten Bengkalis menggelar kegiatan itu bersama Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Riau untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, dan berintegritas.

Dalam kesempatan itu, Kasmarni menyoroti hasil evaluasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi Tahun 2025. Hasil evaluasi tersebut menunjukkan sejumlah indikator masih perlu penguatan. Karena itu, ia meminta seluruh perangkat daerah memanfaatkan asistensi ini untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan dan memperkuat pengendalian korupsi Bengkalis.

Kasmarni juga menyampaikan apresiasi kepada BPKP Provinsi Riau. Menurut dia, BPKP terus mendampingi Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam meningkatkan kualitas pengawasan dan tata kelola pemerintahan.

Kasmarni menegaskan upaya mewujudkan pemerintahan yang bersih membutuhkan penguatan SPIP secara berkelanjutan. Ia meminta seluruh perangkat daerah menjadikan SPIP sebagai budaya kerja, bukan sekadar kewajiban administratif.

“SPIP bukan hanya sebuah kewajiban administratif, melainkan sistem yang harus melekat dalam setiap proses penyelenggaraan pemerintahan,” kata Kasmarni.

Ia menjelaskan penerapan SPIP yang baik mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi program pemerintah. Selain itu, SPIP membantu pemerintah menjaga aset daerah dan memastikan setiap kegiatan berjalan sesuai aturan.

Kasmarni menilai penguatan efektivitas pengendalian korupsi tidak boleh berfokus pada angka penilaian semata. Menurut dia, langkah tersebut menjadi kebutuhan mendasar untuk membangun birokrasi yang profesional dan bebas korupsi.

“Penguatan efektivitas pengendalian korupsi bukan sekadar memenuhi indikator penilaian. Lebih dari itu, ini merupakan kebutuhan mendasar dalam menciptakan birokrasi yang bersih, profesional, dan bebas dari praktik korupsi,” ujarnya.

Berdasarkan hasil penilaian Maturitas SPIP Terintegrasi Tahun 2025, Kabupaten Bengkalis mencatat skor SPIP sebesar 2,872. Sementara itu, Manajemen Risiko Indeks (MRI) mencapai 2,866 dan Indeks Efektivitas Pengendalian Korupsi (IEPK) sebesar 2,378.

Baca Juga:  Jalan Lintas Riau-Sumbar Kembali Normal Setelah Tertimbun Longsor

Nilai tersebut menunjukkan masih ada ruang perbaikan dalam tata kelola pemerintahan. Namun, Kasmarni optimistis kualitas SPIP Terintegrasi akan terus meningkat melalui pendampingan BPKP. Ia juga yakin pengendalian korupsi Bengkalis akan semakin efektif jika seluruh perangkat daerah menjalankan rekomendasi perbaikan secara konsisten.

Kasmarni meminta peserta memanfaatkan forum asistensi untuk mengidentifikasi kelemahan dan menyusun langkah perbaikan. Ia berharap seluruh pihak dapat memperkuat sistem pengawasan di lingkungan pemerintah daerah.

“Jadikan forum ini sebagai sarana untuk mengidentifikasi berbagai kelemahan yang masih ada sekaligus mencari solusi dan langkah-langkah perbaikan demi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang semakin baik di Kabupaten Bengkalis,” tutupnya.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Riau Evenri Sihombing, Koordinator Pengawasan Bidang Investigasi BPKP Provinsi Riau Agung Tri Kartiwan beserta tim, Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis, Inspektur Daerah Bengkalis Radius Akima, kepala perangkat daerah, dan para camat se-Kabupaten Bengkalis.[pnc/ril]

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kasmarni Ancam Sanksi Tegas Kepala Sekolah Terlibat Pungli PPDB

8 Juni 2026 - 15:50 WIB

Kasmarni melantik 215 kepala sekolah dan menegaskan larangan Pungli PPDB di Bengkalis.

Kasmarni Dukung MoU Perlindungan Hukum Guru di Bengkalis

8 Juni 2026 - 13:42 WIB

Bupati Bengkalis Kasmarni menyaksikan penandatanganan MoU perlindungan hukum guru antara PGRI Kabupaten Bengkalis dan Polres Bengkalis.

Sekda Minta Satgas Perkuat Deteksi Dini Karhutla Bengkalis

4 Juni 2026 - 10:20 WIB

Sekda Bengkalis Ersan Saputra memeriksa peralatan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan saat apel kesiapsiagaan tahun 2026.

Perpisahan SDN 4 Bengkalis Buktikan Acara Sederhana Tetap Berkesan

3 Juni 2026 - 13:00 WIB

Siswa kelas VI mengikuti Perpisahan SDN 4 Bengkalis di halaman sekolah.

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Wabup Bengkalis Soroti Pentingnya Akurasi Data

2 Juni 2026 - 10:40 WIB

Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso membuka pelatihan petugas Sensus Ekonomi 2026 di Bengkalis.

Hari Lahir Pancasila, Wabup Bengkalis Soroti Peran Indonesia Jaga Perdamaian

1 Juni 2026 - 10:00 WIB

Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso memimpin upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Kantor Bupati Bengkalis.
Trending di Pemerintah Daerah