Menu

Mode Gelap

Pendidikan · 15 Apr 2026 13:00 WIB ·

Elegansi Limbah di Panggung MTs Raudhatut Thullab Siak Kecil


 📸 Puncak peringatan Milad ke-36 madrasah di Kecamatan Siak Kecil, Selasa, 14 April 2026. Perbesar

📸 Puncak peringatan Milad ke-36 madrasah di Kecamatan Siak Kecil, Selasa, 14 April 2026.

Prodesanews.com | Bengkalis —Perayaan Milad MTs Raudhatut Thullab ke-36 menjadi ajang bagi para siswa untuk menyindir tumpukan sampah melalui kreativitas. Mereka menyulap karung bekas, botol plastik, hingga kardus menjadi busana estetik yang naik pentas pada Selasa, 14 April 2026. Aksi unik ini menjadi magnet utama dalam rangkaian hari jadi madrasah yang terletak di Kecamatan Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis tersebut.

Di bawah terik matahari, seorang siswa melenggang dengan kepercayaan diri tinggi. Ia mengenakan gaun megah yang tersusun dari ratusan potongan plastik kemasan. Di belakangnya, siswa lain memamerkan kostum prajurit dengan ornamen sayap dari kardus bekas. Fashion show daur ulang ini bukan sekadar ajang pamer seni. Bagi warga madrasah, ini adalah pesan visual tentang darurat lingkungan yang dikemas secara apik.

Kepala Madrasah, Siti Markonah, menyebut aksi tersebut sebagai metode pendidikan karakter yang jujur. Ia percaya bahwa kesadaran ekologis harus tumbuh dari pengalaman langsung, bukan sekadar teori di papan tulis. “Kami mendorong siswa agar peka terhadap masa depan bumi. Hal ini bisa mulai dari mengolah apa yang biasanya mereka buang,” ujar Siti di sela keriuhan acara.

Rangkaian peringatan hari jadi ini berlangsung selama dua hari penuh warna. Panitia meramu tradisi lokal, napas religius, dan isu lingkungan dalam satu panggung besar. Sebelum panggung riuh oleh busana daur ulang, suasana lebih dulu bergetar oleh cengkok khas Langgam Melayu. Puluhan peserta dari tingkat SD/MI se-Kecamatan Siak Kecil dan Sabak Auh adu bakat dalam olah vokal tradisi tersebut. Langkah ini menjadi oase bagi pelestarian budaya lokal di tengah gempuran tren pop modern.

Kehadiran para tokoh pendiri dan Ketua Yayasan MTs Rathu menambah kesan khidmat pada acara ini. Mereka menyaksikan bagaimana institusi yang mereka rintis puluhan tahun silam terus bertransformasi. Selain seni dan lingkungan, kompetisi sholawat grup juga turut mengisi ruang-ruang religi. Dukungan penuh dari majelis guru dan wali murid Dusun Sri Rahayu menjadi mesin utama penggerak suksesnya acara.

Baca Juga:  Jaringan Sabu Bengkalis Terbongkar, 5 Orang Ditangkap

Di usia yang ke-36, MTs Raudhatut Thullab seolah ingin menegaskan jati dirinya. Mereka tidak hanya berambisi mencetak generasi yang fasih secara akademis. Lebih dari itu, madrasah ini ingin melahirkan anak-anak muda yang menapak bumi—mereka yang peduli pada kelestarian lingkungan dan tetap teguh memegang akar budaya Melayu sebagai identitas diri.[pnc/ril]

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polisi Ungkap Dua Kasus Narkotika di Bengkalis, 15 Paket Sabu Disita

3 September 2026 - 11:25 WIB

Dua pria yang diamankan dalam pengungkapan dua kasus dugaan peredaran sabu di Bengkalis.

Bupati Kasmarni minta ICMI Bengkalis bawa gagasan ke lapangan

31 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Bupati Bengkalis Kasmarni menghadiri pelantikan Pengurus ICMI Orda Bengkalis.

Kemenkes Kaji Usulan Pemkab Bengkalis Bangun RSUD Bukit Batu

27 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso saat audiensi dengan Wakil Menteri Kesehatan.

Kualitas Udara Tak Sehat, Sekolah di Bengkalis Diminta Batasi Aktivitas Luar

25 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Surat edaran Dinas Pendidikan Bengkalis tentang pembelajaran saat kabut asap

Polisi Ringkus Pengedar Ekstasi dan Buron Narkoba Bengkalis

21 Agustus 2026 - 10:50 WIB

Polisi mengungkap dua kasus narkotika berbeda di Mandau dengan 29 butir ekstasi dan satu DPO

Polisi Tangkap Pria di Bengkalis, Ngaku Beli Sabu dari Perempuan

21 Agustus 2026 - 08:15 WIB

Polisi menangkap pria berinisial YR dalam kasus dugaan penyalahgunaan sabu di Bengkalis
Trending di Hukrim