Kelemahan Barat- Pemerintah Desa Kelemantan Barat melaksanakan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Literasi Digital pada Rabu, 10 Desember 2025 di aula desa. Kegiatan yang diikuti 35 peserta dari perangkat desa, staf, serta remaja ini bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memahami serta memanfaatkan teknologi digital secara tepat dan aman.
Pelatihan menghadirkan dua narasumber, yaitu Hj. Ruliono, S.Sos.I., M.Si., Ketua PKBM Al Bantani, dan Ismadio, Tenaga Pendamping Profesional P3MD Kecamatan Bengkalis. Keduanya menyampaikan materi terkait pemahaman dunia digital, literasi informasi, serta kemampuan produksi konten kreatif yang bermanfaat bagi masyarakat desa.
Dalam pemaparannya, Hj. Ruliono menegaskan pentingnya kesiapan masyarakat desa dalam menghadapi perkembangan teknologi. “Literasi digital bukan lagi tambahan, tapi kebutuhan. Remaja desa perlu dibekali pemahaman yang benar agar mampu bersaing dan memanfaatkan teknologi untuk hal-hal positif,” ujarnya.

Sementara itu, Ismadio memberikan materi teknis mengenai penggunaan media digital dan platform daring secara efektif. Ia turut mendorong peserta agar lebih aktif mengasah kreativitas. “Anak-anak muda harus berani mencoba membuat konten, memanfaatkan aplikasi, dan mengembangkan ide. Dengan literasi digital, peluang itu terbuka lebar,” kata Ismadio.
Kegiatan ini bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2025, sebagai bagian dari komitmen pemerintah desa untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, terutama dalam menghadapi tantangan era digital. Program ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pemahaman masyarakat terhadap teknologi.
Pj. Kepala Desa, Muhammad Nasir, dalam sambutannya memberikan apresiasi terhadap antusiasme peserta. Ia berharap pelatihan ini dapat menjadi dorongan bagi remaja desa dalam menciptakan gagasan-gagasan baru. “Kami ingin kegiatan ini memotivasi remaja untuk lebih kreatif. Dunia digital adalah ruang besar yang bisa dimanfaatkan untuk membangun masa depan,” tegasnya.

Para peserta mengikuti pelatihan dengan antusias dan berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin. Mereka menilai, pelatihan literasi digital seperti ini sangat bermanfaat sebagai bekal dalam menghadapi perkembangan teknologi yang semakin cepat.








