Prodesanews.com | Siak — Pemerintah Kabupaten Siak memperkuat langkah kesiapsiagaan bencana sehari setelah Bupati Afni mengimbau warga tidak berlibur ke daerah rawan bencana. Intensitas hujan yang masih tinggi membuat pemerintah menegaskan kembali pentingnya kewaspadaan pada masa liburan akhir tahun.
Imbauan ini disampaikan pada Senin, 8 Desember 2025 kemarin, bertepatan dengan penetapan status siaga bencana hidrometeorologi yang berlaku hingga 31 Januari 2026. Penetapan itu tercantum dalam Keputusan Bupati Siak Nomor 100.3.3.2/868/HK/KPTS/2025.
Pemerintah memastikan koordinasi lintas instansi berjalan lebih intensif. Sekolah diminta mengikuti larangan kegiatan luar ruangan maupun perjalanan ke luar daerah selama status siaga berlaku. “Keselamatan warga, terutama peserta didik, harus menjadi prioritas,” kata Afni, Selasa (9/12/2025).
Instruksi itu mencakup TK, SD, dan SMP di bawah kewenangan pemerintah daerah. Kegiatan seperti class meeting, studi tiru, dan wisata edukasi dihentikan sementara. Pemerintah meminta kepala sekolah memperbarui laporan kondisi cuaca dan situasi lingkungan secara rutin.
Pemkab menilai langkah pencegahan perlu dipertegas karena cuaca ekstrem diperkirakan masih berlanjut di sejumlah kecamatan. Warga diminta menyesuaikan rencana libur dengan aktivitas aman yang dilakukan dari rumah.
Pemerintah berharap penguatan kesiapsiagaan sejak awal dapat menekan risiko bencana yang berpotensi mengancam keselamatan masyarakat sepanjang periode cuaca basah tahun ini.[ril]








