Menu

Mode Gelap

Sorot · 24 Apr 2024 11:11 WIB ·

Waspada, Teknologi AI dan Dapat Kecohkan Infomasi


 Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

Prodesanews.com— Kecerdasan Buatan (AI) dapat membawa perubahan yang menguntungkan dalam masyakarat, seperti peningkatan tingkat akses terhadap pendidikan, layanan kesehatan yang lebih baik dan peningkatan produktivitas. Sekalipun AI memiliki kelebihan, terdapat konsekuensi etika dan sosial yang signifikan yang perlu dipertimbangkan, seperti privasi, keamanan, perpindahan pekerjaan dan gangguan informasi.

Ketika individu tidak dapat membedakan antara AI dan kenyataan, masalah akan muncul termasuk kemungkinan misinformasi. Alternatifnya, ketika konten AI yang dibuat dengan sengaja digunakan untuk menipu orang, hal tersebut disebut disinformasi.

Para Ahli telah menyatakan keprihatinannya mengenai prevalensi konten yang dihasilkan AI dan pola-pola baru yang akan memainkan konten tersebut pada tahun 2024.

Para Ahli telah menyatakan keprihatinannya mengenai prevalensi konten yang dihasilkan AI dan pola-pola baru yang akan memainkan konten tersebut pada tahun 2024.

Usai MK Menolak Gugatan Pilpres, Kemana Langkah Parpol Oposisi?
Disinformasi dan Misinformasi Pemilu
Sama seperti kita melihat disinformasi dan misinformasi yang terjadi pada pemilu di Nigeria tahun 2023, Pakar disinformasi dan AI telah memperkirakan AI untuk misinformasi dan disinformasi, akan menimbulkan ancaman terhadap pemilu dan demokrasi di tahun 2024.

Karena aktor-aktor jahat akan semakin banyak menggunakan AI generatif untuk melakukan hal yang sama. Penyebaran disinformasi seperti ini akan berdampak bagi negara-negara di dunia, yang menantikan pemilu mereka di tahun 2024

Penipuan dan Peniruan Kloning Suara

Selain menggunakan konten generatif AI untuk memperkuat informasi yang salah, penipu juga merancang metode baru dalam menggunakan konten generatif AI untuk menipu uang orang-orang.

Jika dulu penipu menelepon dan berpura-pura menjadi kerabat atau teman untuk memeras korbannya, sekarang justru telah melangkah lebih jauh. Karena sekarang penipu menggunakan AI, untuk mengkloning suara individu guna menipu korbannya.

Baca Juga:  Kemenag RI Salurkan Rp1,166 Triliun Dana BOS Tahap II untuk 48.660 Madrasah

Hal ini juga terjadi di media sosial, karena banyaknya penipu kini menggunakan gambar wanita dan teks yang dibuat oleh AI, untuk mencuri uang dari orang-orang di aplikasi kencan dan media on line

Penindasan Siber dan Pelecehan Siber dengan AI

Penindasan dunia maya dan pelecehan dunia maya sering kali diwujudkan dalam bentuk berita palsu. Mereka menggunakan taktik seperti rumor, post-truth, kebohongan dan terkadang informasi palsu. Politisi, Pejabat Pemerintah dan Tokoh Masyarakat, sering kali menjadi korban perundungan siber.

Penindasan di dunai maya, mungkin akan mengalami perubahan yang berbeda pada tahun 2024, karena alat yang didukung AI sudah digunakan oleh para troll media sosial untuk memperbesar pesan-pesan kasar mereka, dan lebih siap menargetkan orang-orang yang mudah sensitif.

AI mengintensifkan perundungan siber dengan membuat konten palsu yang realsitis, sehingga menimbulkan ancaman yang lebih besar terhadap individu muda dan keluarga mereka.

Meskipun digunakan oleh pelaku kejahatan untuk melakukan penindasan di dunia maya, alat AI juga dapat digunakan untuk mencegah penindasan maya, dengan mendeteksi dan memperbaiki beberapa bentuk penindasan, untuk mengurangi dampak berbahaya dari penindasan maya tersebut, di forum online, aplikasi media sosial dan situs web.

Sumber:liputan6.com

Artikel ini telah dibaca 42 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sapi Qurban Presiden dari APBN Tuai Kritik Keras PDIP

27 Mei 2026 - 17:00 WIB

Guntur Romli mengkritik penggunaan APBN untuk pembelian sapi kurban Presiden Prabowo.

MBG Disorot MK, Prabowo Bongkar Ribuan Dapur Bermasalah

21 Mei 2026 - 18:30 WIB

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan evaluasi program Makan Bergizi Gratis dalam rapat paripurna DPR.

Rekayasa Perampokan Emas Rp600 Juta di Bengkalis Terbongkar

21 Mei 2026 - 18:15 WIB

Polisi memeriksa barang bukti emas dalam kasus perampokan di Bengkalis yang diduga direkayasa.

Dua Pemuda Ditangkap, Polisi Telusuri Indikasi Jaringan di Mandau

14 Mei 2026 - 08:45 WIB

Petugas Satresnarkoba Polres Bengkalis menangkap dua pemuda terkait kasus sabu di Kecamatan Mandau.

Polisi Bekuk Pria Terkait Sabu di Bantan

14 Mei 2026 - 08:30 WIB

Petugas Satresnarkoba Polres Bengkalis menangkap pria dalam kasus sabu di Kecamatan Bantan.

Polres Bengkalis Tangkap Dua Pria Kasus Sabu di Kelapapati

14 Mei 2026 - 08:15 WIB

Petugas Polres Bengkalis menangkap dua pria kasus sabu di Kelapapati.
Trending di Hukrim