PRODESANEWS.COM | PEKANBARU – Beberapa waktu lalu, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar saat ikut terjun memadamkan karhutla yang terjadi di Kelurahan Pelintung, Kecamatan Medang Kampai, Dumai menyampaikan bahwa ia akan ke Jakarta dan melaporkan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pusat agar bisa dibantu untuk pemadaman karhutla di Riau.
Menurut Gubri saat itu, paling utama Pemprov Riau membutuhkan Helikopter. Heli yang membantu sekarang ini kapasitasnya sedikit, sedangkan kalau dari BNPB kapasitasnya besar.
Menanggapi permintaan Gubri tersebut, Pemerintah pusat pun saat ini melakukan proses pengiriman tiga unit helikopter water boombing ke Provinsi Riau.
Hal ini disampaikan Kepala pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau M Edy Afrizal, ia mengatakan tiga unit helikopter tersebut dikirim ke Riau dari tiga lokasi berbeda. Yakni dua unit dari luar negeri dan satu unit dari dalam negeri.
Lebih lanjut dikatakannya, untuk dua unit helikopter water boombing yang dikirim dari luar negeri, satu unit berasal dari Australia dan satu unit dari Malaysia. Sementara satu unit lagi dikirim dari Papua.
“Kami masih menunggu helikopter tersebut sampai ke Riau. Untuk yang dari Papua, baru selesai melakukan kegiatan di sana, namun harus singgah di Jakarta terlebih dahulu untuk maintenance,” ujar M Edy Afrizal, Sabtu (6/5/2023).
Untuk kondisi Karhutla di Riau saat ini, Kalaksa BPBD Riau menyampaikan bahwa petugas hanya tinggal melakukan pendinginan di daerah Dumai.
“Sementara untuk Karhutla di lokasi lain sudah berhasil dipadamkan” pungkasnya.(ril)








