Menu

Mode Gelap

Terkini · 16 Mei 2023 16:20 WIB ·

Tim Gabungan TNI AL Dumai Berhasil Gagalkan Penyelundupan 10 PMI Ilegal Beserta 24 WNA


 ? Tim Gabungan TNI AL Dumai Berhasil Gagalkan Penyelundupan 10 PMI Ilegal Beserta 24 WNA Asal Bangladesh dan Myanmar. Perbesar

? Tim Gabungan TNI AL Dumai Berhasil Gagalkan Penyelundupan 10 PMI Ilegal Beserta 24 WNA Asal Bangladesh dan Myanmar.

PRODESANEWS.COM | DUMAI – Tim F1QR Pangkalan TNI AL (Lanal) Kota Dumai Provinsi Riau dan Intelmar Lantamal I berhasil menggagalkan rencana pemberangkatan 10 orang calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal beserta 24 orang Warga Negara Asing (WNA). Dari jumlah itu, 6 orang di antaranya warga negara Bangladesh dan 18 warga Rohingya (Myanmar).

Hal tersebut diungkapkan Komandan Lanal Dumai Kolonel Laut (P) Stanley Lekahena. Ia mengatakan, upaya pemberangkatan PMI dan WNA secara ilegal tersebut berawal dari informasi yang diterima dari agen di lapangan pada Sabtu (13/5/2023) lalu. Saat itu, TNI AL mendapat informasi terkait adanya rencana pemberangkatan calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) secara ilegal.

“Anggota kita mendapat informasi adanya pekerja migran secara ilegal melalui pesisir pantai Pelintung Dumai menuju Malaysia dengan menggunakan speed boat berkecepatan tinggi,” kata Stanley, Selasa (16/5/2023).

Lanjut Stanley, setelah tiba di lokasi, tim gabungan melakukan penyisiran ke dalam hutan bakau hingga ke bibir pantai Pelintung, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai. Di situlah tim menemukan calon PMI yang sedang berkumpul.

“Pesisir Pelintung itu merupakan titik kumpul mereka. Saat itu mereka bersiap diberangkatkan secara ilegal menuju Malaysia sebanyak 34 orang yang terdiri dari 30 orang laki-laki dan 4 orang perempuan,” jelasnya.

Selanjutnya pada hari Senin, (15/5/2023) ke 34 orang calon PMI dan WNA dibawa menuju Mako Lanal Dumai untuk dilaksanakan pengecekan identitas, fisik, barang bawaan dan kesehatan, sambung Stanley.

Menurutnya, penggagalan pemberangkatan PMI secara illegal ke Malaysia merupakan satu bentuk kesiapsiagaan TNI AL. Sebab, pihaknya senantiasa bersiaga dalam menghadapi berbagai ancaman di wilayah kerja sesuai instruksi dari Kepala Staf TNI Angkatan Laut, Laksamana TNI Muhammad Ali.

Baca Juga:  36 Pelajar Bengkalis Terpilih Jadi Paskibraka, Tembus Seleksi Ketat

“Komitmen TNI AL sudah sangat jelas dan tegas, tidak ada kompromi dengan segala bentuk upaya perdagangan manusia maupun tindak pidana dan pelanggaran hukum di laut,” tegas Stanley.

Selanjutnya, 10 orang calon PMI ilegal itu diserahkan kepada Badan Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Provinsi Riau. Sementara 24 WNA asal Bangladesh dan Myanmar diserahkan ke Imigrasi Kelas I Dumai untuk dilakukan pendalaman dan proses lebih lanjut.(mcr/ril)

Artikel ini telah dibaca 155 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kemenkes Kaji Usulan Pemkab Bengkalis Bangun RSUD Bukit Batu

27 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso saat audiensi dengan Wakil Menteri Kesehatan.

Kualitas Udara Tak Sehat, Sekolah di Bengkalis Diminta Batasi Aktivitas Luar

25 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Surat edaran Dinas Pendidikan Bengkalis tentang pembelajaran saat kabut asap

Polisi Ringkus Pengedar Ekstasi dan Buron Narkoba Bengkalis

21 Agustus 2026 - 10:50 WIB

Polisi mengungkap dua kasus narkotika berbeda di Mandau dengan 29 butir ekstasi dan satu DPO

Polisi Tangkap Pria di Bengkalis, Ngaku Beli Sabu dari Perempuan

21 Agustus 2026 - 08:15 WIB

Polisi menangkap pria berinisial YR dalam kasus dugaan penyalahgunaan sabu di Bengkalis

Polres Bengkalis Ungkap Lima Kasus Narkotika, 9 Orang Diamankan

20 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Satresnarkoba Polres Bengkalis mengungkap lima perkara narkotika dalam tiga hari dengan barang bukti sabu dan ganja.

Anak 6 Tahun Diduga Jadi Korban Pencabulan Oknum PNS di Rupat

18 Agustus 2026 - 17:17 WIB

penanganan dugaan pencabulan anak di Kecamatan Rupat, Bengkalis.
Trending di Hukrim