Menu ✖

Mode Gelap

Hukrim · 22 Mar 2026 09:10 WIB ·

Sabu 13 Kg Tembus Antrean Roro Bengkalis


 📸 Polisi menunjukkan barang bukti 13 kilogram sabu dan ratusan cartridge etomidate di Bengkalis, 21 Maret 2026. Perbesar

📸 Polisi menunjukkan barang bukti 13 kilogram sabu dan ratusan cartridge etomidate di Bengkalis, 21 Maret 2026.

Prodesanews.com | Bengkalis — Sebanyak 13 kilogram sabu lolos hingga antrean kendaraan di Pelabuhan Roro Air Putih, Bengkalis, Riau, sebelum digagalkan polisi pada Sabtu, 21 Maret 2026. Temuan ini menandai celah pengawasan di jalur penyeberangan tersebut.

Dua pria berinisial HS, 32 tahun, dan DS, 44 tahun, ditangkap sekitar pukul 09.43 WIB di antrean kendaraan pelabuhan di Desa Air Putih, Kecamatan Bengkalis. Keduanya diduga hendak membawa narkotika dalam jumlah besar keluar dari wilayah itu.

Polisi menyita 13 bungkus sabu dengan berat kotor sekitar 13 kilogram. Selain itu, ditemukan 373 cartridge yang diduga narkotika golongan II jenis etomidate, terdiri dari 223 cartridge berwarna hitam dan 150 berwarna merah. Tiga telepon seluler dan satu unit mobil Daihatsu Ayla turut diamankan.

Besarnya muatan serta posisinya yang sudah berada di antrean menandakan barang tersebut lolos dari sejumlah lapis pengawasan sebelum masuk kawasan penyeberangan.

“Barang ini sudah masuk ke antrean pelabuhan. Artinya ada celah pengawasan yang sedang kami dalami,” kata Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar melalui Kasi Humas AIPDA Juliandi Bazrah, Minggu, 22 Maret 2026.

Selain sabu, polisi menemukan ratusan cartridge etomidate dalam kasus ini. Etomidate merupakan obat anestesi yang penggunaannya terbatas di layanan medis. Kemunculannya dalam jumlah besar menandai pergeseran zat yang beredar di pasar gelap.

Berdasarkan pemeriksaan awal, keduanya mengaku berperan sebagai kurir. Mereka diperintah oleh seseorang berinisial J yang kini masih dalam penyelidikan. Keduanya dijanjikan imbalan Rp50 juta untuk mengantarkan muatan tersebut ke Palembang.

Hasil tes urine menunjukkan keduanya positif methamphetamine. Polisi menduga keterlibatan mereka tidak berhenti pada satu kali pengiriman.

“Kami menduga ini bagian dari jaringan terorganisir lintas daerah. Peran pengendali masih kami telusuri,” ujar Juliandi.

Baca Juga:  Kasus Sabu di Siak Kecil, Polisi Tangkap Dua Pria

Kasus ini menegaskan jalur transportasi publik, khususnya penyeberangan Roro, masih menjadi titik distribusi narkotika antarwilayah.

Saat ini, keduanya ditahan di Polres Bengkalis untuk pengembangan kasus. Polisi memburu sosok J yang diduga sebagai pengendali jaringan.[pnc/ril]

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Mitra SPPG Sungai Alam Bagikan Masker ke 15 Sekolah

30 September 2026 - 16:42 WIB

Siswa sekolah penerima MBG mendapat bantuan masker dari Mitra SPPG Sungai Alam

Polda Riau Mutasi Kapolres Bengkalis

26 September 2026 - 13:23 WIB

AKBP Eko Rubiyanto menerima tongkat komando Kapolres Bengkalis dari AKBP Fahrian Saleh Siregar

Kementerian Komdigi Pastikan Surat Pemadaman Internet Nasional Hoaks

25 September 2026 - 08:00 WIB

Wakil Menteri Komdigi Angga Raka Prabowo memastikan surat pemadaman internet nasional adalah hoaks.

Kabel Fiber Optic Semrawut, Diskominfotik Bengkalis Bertindak

24 September 2026 - 12:42 WIB

Diskominfotik Bengkalis bersama ISP menata kabel fiber optic di ruas jalan protokol Pulau Bengkalis

Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti dari 71 Perkara

24 September 2026 - 11:11 WIB

Kejaksaan Negeri Bengkalis memusnahkan barang bukti dari 71 perkara yang telah inkrah

Rencana PWI Bengkalis Geler LKTJ Didukung OPD Bengkalis

23 September 2026 - 20:38 WIB

Trending di Terkini