Menu

Mode Gelap

Sorot · 9 Des 2025 16:21 WIB ·

Perkuat Pangan Lokal, Wabup Tekan Inflasi Lewat Telur dan Cabai


 📸 Wakil Bupati Bengkalis meninjau peternakan ayam dan lahan cabai bersama jajaran pejabat di Kecamatan Bantan. Perbesar

📸 Wakil Bupati Bengkalis meninjau peternakan ayam dan lahan cabai bersama jajaran pejabat di Kecamatan Bantan.

Prodesanews.com | Bengkalis – Pemerintah Kabupaten Bengkalis memperkuat kemandirian pangan lokal untuk menahan laju inflasi daerah. Wakil Bupati H. Bagus Santoso meninjau dua sektor strategis, peternakan ayam petelur dan lahan cabai, dalam rangkaian kunjungan di Kecamatan Bantan, Selasa, 9 Desember 2025.

Kunjungan pertama berlangsung di peternakan milik Helik di Desa Bantan Tua. Rombongan, termasuk Ketua TP PKK Hj. Siti Aisyah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Susy Hartati, dan Camat Bantan Rafli Kurniawan, menyaksikan langsung produksi sekitar 9.000 butir telur per hari dari 13.000 ekor ayam.

Bagus menyampaikan apresiasi atas keberanian Helik mengelola usaha skala besar di tengah keterbatasan infrastruktur. “Langkah ini mengurangi ketergantungan pasokan dari luar. Dengan produksi lokal, Bengkalis lebih tangguh menghadapi gangguan distribusi,” ujarnya.

Hasil produksi Helik kini memenuhi sepertiga kebutuhan telur harian di pulau itu, yang diperkirakan mencapai 30.000 butir. Pemerintah daerah berencana menjadikan usaha tersebut sebagai percontohan sekaligus membuka program magang bagi warga yang ingin menekuni peternakan.

Dari peternakan, rombongan melanjutkan ke Desa Berancah untuk meninjau lahan cabai dan jagung milik Ustadz Bambang. Petani ini menerapkan bibit cabai tahan virus dan sistem tumpang sari dengan jagung untuk menjaga biaya produksi dan mengantisipasi cuaca ekstrem.

Bambang menekankan bahwa kegagalan adalah bagian dari proses bertani. “Kalau gagal, bukan berhenti. Kita evaluasi ilmu, sikap, hingga ibadah. Rezeki itu soal kesungguhan dan niat,” katanya.

Wabup Bagus menilai praktik Bambang menjadi bukti potensi pertanian lokal dalam menekan inflasi, terutama cabai yang saat ini menjadi penyumbang utama kenaikan harga kebutuhan pokok. “Kita belajar dari pionir seperti Mas Bambang. Jika daerah mampu memenuhi kebutuhan sendiri, stabilitas harga lebih terjaga,” jelasnya.

Baca Juga:  Ilegal Logging di Bengkalis, Pekerja Dibayar Rp1 Juta per Ton

Pemkab Bengkalis melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Pertanian berkomitmen memperluas pendampingan petani dan pelaku agribisnis lokal, termasuk fasilitasi bibit, pelatihan, serta kerja sama pemasaran.

Kunjungan diakhiri dengan harapan agar produksi pertanian dan peternakan terus berkembang, memperkuat ketahanan pangan, dan memberikan manfaat ekonomi bagi seluruh warga Bengkalis.[ril]

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Honorer RSUD Bengkalis Ditangkap Terkait Sabu

15 Juli 2026 - 08:20 WIB

Petugas Satresnarkoba Polres Bengkalis mengamankan tenaga honorer RSUD Bengkalis yang diduga terlibat kasus peredaran sabu.

Dinilai Takjelas, Warga Datangi Inspektorat Tagih Kejelasan Laporan Eks Kades Darul Aman

13 Juli 2026 - 16:20 WIB

Polres Bengkalis Gagalkan Peredaran Sabu dan Ekstasi, Tiga Orang Ditangkap

9 Juli 2026 - 22:30 WIB

Petugas Satresnarkoba Polres Bengkalis memperlihatkan barang bukti delapan bungkus besar diduga sabu dan satu bungkus besar diduga ekstasi hasil pengungkapan kasus peredaran narkotika.

652 iPhone Bekas Ilegal Senilai Rp 4M Disita Bea Cukai Bengkalis

3 Juli 2026 - 16:00 WIB

Petugas Bea Cukai Bengkalis mengamankan 652 iPhone bekas ilegal di Pelabuhan Internasional Bandar Sri Setia Raja.

Polsek Pinggir Ringkus Lima Tersangka Narkoba, Dua Pemasok Masih Diburu

3 Juli 2026 - 09:10 WIB

Lima tersangka kasus narkotika bersama barang bukti sabu, pil ekstasi, timbangan digital, dan telepon genggam hasil pengungkapan Polsek Pinggir di Bengkalis.

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Bengkalis Perkuat Sinergi Forkopimda

1 Juli 2026 - 12:45 WIB

Kapolres Bengkalis bersama Forkopimda pada syukuran Hari Bhayangkara ke-80.
Trending di Sorot