Menu

Mode Gelap

Sorot · 4 Jun 2025 12:02 WIB ·

Perang dari Dalam Tembok: Kalapas Bengkalis Bongkar Jaringan Narkoba yang Libatkan Petugas Sendiri


 📸 Kalapas Bengkalis Bongkar Jaringan Narkoba yang Libatkan Petugas Sendiri. Perbesar

📸 Kalapas Bengkalis Bongkar Jaringan Narkoba yang Libatkan Petugas Sendiri.

Prodesanews.com | BENGKALIS – Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bengkalis, Kriston Napitupulu, menghadapi dilema yang tak ringan, memberantas narkoba di lingkungan yang ia pimpin, sekaligus berhadapan dengan pengkhianatan dari dalam. Ia tidak hanya menemukan warga binaan yang menyelundupkan sabu ke dalam sel, tetapi juga seorang bawahannya yang diduga menjadi penghubung utama barang haram tersebut.

“Tidak ada kompromi. Siapa pun yang terlibat akan kami tindak tegas,” kata Kriston, Selasa, 3 Juni 2025. Ucapan itu bukan omong kosong, sehari setelah deklarasi “Lapas Bebas Narkoba”, ia memimpin sendiri razia mendadak. Hasilnya, tiga narapidana dan satu oknum petugas diamankan dan diserahkan ke polisi.

Kriston tak menduga bahwa naluri investigatifnya pagi itu akan menyeret bawahannya sendiri ke meja interogasi. Sekitar pukul 10.45 WIB, ia mendatangi kamar 7 Blok B. Di sana, salah satu narapidana, Hen, terlihat gugup dan membuang sesuatu ke tong sampah. Kriston menemukan sabu di tempat itu.

Dari interogasi singkat, Hen menyebut nama Han, napi lain di Blok D. Nama ketiga muncul: De, yang menyembunyikan sabu di kamar mandi. Saat alur distribusi sabu itu ditelusuri, terungkap bahwa barang tersebut sampai ke dalam lapas lewat tangan YN, Kepala Sub Seksi Sarana Kerja.

YN, yang saat itu sedang bertugas, mengaku hanya menerima titipan dari seseorang untuk diberikan kepada napi Han. Barang titipan itu, menurutnya, tidak ia ketahui sebagai sabu. Kriston tak percaya begitu saja. “Itu alasan lama yang selalu digunakan. Kami punya prosedur pengamanan. Dan ia melanggarnya,” kata dia.

Han, napi kasus narkotika yang sedang menjalani hukuman 17 tahun, disebut sebagai titik akhir distribusi sabu dalam jaringan kecil ini. Ketika diperiksa, ia tak membantah. Ia mengaku mendapat sabu dari YN.

Baca Juga:  Karang Taruna Lurah Kota Gelar Turnamen Putsal Antar RT

Keempat tersangka, Hen, Han, De, dan YN kemudian diserahkan ke Satuan Narkoba Polres Bengkalis. Kriston mengaku tidak mengetahui berat pasti sabu yang disita, namun menyebut jumlahnya cukup signifikan untuk disebut sebagai ancaman.

Langkah tegas Kalapas Bengkalis itu langsung mendapat dukungan dari Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Riau, Maizar. Ia menyebut komitmen ini sejalan dengan arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan: menciptakan lingkungan lapas yang benar-benar bersih dari narkoba dan bersinergi dengan kepolisian.

“Tidak boleh ada celah sedikit pun,” kata Maizar. Menurutnya, razia rutin, tes urine, dan pengawasan internal harus menjadi bagian tak terpisahkan dari manajemen pemasyarakatan.

Kriston menyadari pertempuran ini tidak mudah. Di balik tembok penjara, penyelundupan narkoba tak selalu datang dari luar. Kadang, justru orang-orang berseragam yang menjadi simpul peredaran gelap.

Namun baginya, tidak ada alasan untuk mundur. “Kami tidak ingin Lapas Bengkalis dikenal sebagai sarang narkoba. Kami akan sikat siapa pun yang terlibat,” tegasnya.

[pnc/ril]

Artikel ini telah dibaca 375 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kualitas Udara Tak Sehat, Sekolah di Bengkalis Diminta Batasi Aktivitas Luar

25 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Surat edaran Dinas Pendidikan Bengkalis tentang pembelajaran saat kabut asap

Polisi Ringkus Pengedar Ekstasi dan Buron Narkoba Bengkalis

21 Agustus 2026 - 10:50 WIB

Polisi mengungkap dua kasus narkotika berbeda di Mandau dengan 29 butir ekstasi dan satu DPO

Polisi Tangkap Pria di Bengkalis, Ngaku Beli Sabu dari Perempuan

21 Agustus 2026 - 08:15 WIB

Polisi menangkap pria berinisial YR dalam kasus dugaan penyalahgunaan sabu di Bengkalis

Polres Bengkalis Ungkap Lima Kasus Narkotika, 9 Orang Diamankan

20 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Satresnarkoba Polres Bengkalis mengungkap lima perkara narkotika dalam tiga hari dengan barang bukti sabu dan ganja.

Anak 6 Tahun Diduga Jadi Korban Pencabulan Oknum PNS di Rupat

18 Agustus 2026 - 17:17 WIB

penanganan dugaan pencabulan anak di Kecamatan Rupat, Bengkalis.

Karhutla Bengkalis Meluas, 23,5 Hektare Lahan Terdampak

18 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Tim gabungan menangani karhutla di Kabupaten Bengkalis
Trending di Sorot