Menu

Mode Gelap

Sorot · 27 Mei 2025 12:12 WIB ·

Nilai BerAKHLAK ASN Bengkalis di Bawah Rata-Rata Nasional, Wabup: Ini Tamparan untuk Kita


 📸  Wabup Bagus Santoso saat membuka Asistensi Implementasi Indeks BerAKHLAK 2025 di Aula Dang Merdu, Kantor Bupati Bengkalis, Selasa, 26 Mei 2025. Perbesar

📸 Wabup Bagus Santoso saat membuka Asistensi Implementasi Indeks BerAKHLAK 2025 di Aula Dang Merdu, Kantor Bupati Bengkalis, Selasa, 26 Mei 2025.

Prodesanews.com | BENGKALIS – Wakil Bupati Bengkalis, H. Bagus Santoso, meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis untuk serius mengimplementasikan nilai-nilai BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif).

Hal itu disampaikan Bagus saat membuka Asistensi Implementasi Indeks BerAKHLAK 2025 di Aula Dang Merdu, Kantor Bupati Bengkalis, Selasa, 26 Mei 2025. Menurutnya, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat wawasan, kapasitas, dan kapabilitas ASN dalam meningkatkan indeks tersebut.

Ia merujuk pada hasil evaluasi Kementerian PAN-RB tahun 2024 yang mencatat nilai indeks BerAKHLAK Kabupaten Bengkalis sebesar 64,2 persen. Angka itu berada di bawah rata-rata nasional sebesar 68,1 persen dan menempatkan Bengkalis dalam kategori “cukup sehat”.

“Capaian ini menjadi tamparan sekaligus cambuk bagi kita semua untuk melakukan introspeksi dan evaluasi mendalam,” kata Bagus.

Ia mempertanyakan mengapa kinerja ASN Bengkalis masih tertinggal, dan apakah masih terdapat praktik yang belum mencerminkan nilai integritas, transparansi, dan akuntabilitas secara menyeluruh.

Pemerintah Kabupaten Bengkalis menargetkan peningkatan nilai indeks BerAKHLAK menjadi minimal 75 persen pada tahun 2025. Menurut Bagus, capaian itu bukan sekadar angka administratif, melainkan simbol transformasi mental dan etika birokrasi.

Beberapa strategi disampaikan dalam forum itu. Pertama, penguatan kepemimpinan dan keteladanan. Setiap pimpinan perangkat daerah diminta menjadi teladan, mulai dari transparansi pengambilan keputusan hingga responsivitas terhadap aspirasi masyarakat.

Selanjutnya, revolusi pelayanan publik berbasis digital dinilai penting untuk memangkas birokrasi yang berbelit, mengurangi potensi manipulasi, dan meningkatkan akuntabilitas.

Ia juga menekankan pentingnya pendidikan integritas secara masif melalui pelatihan berkala, kampanye internal, dan integrasi penilaian perilaku dalam sistem karier ASN. Di samping itu, pengawasan kolaboratif perlu diperkuat dengan melibatkan inspektorat, BPK, TPK, dan masyarakat sipil untuk mencegah praktik tidak etis sejak dini.

Baca Juga:  Tunjukkan Kepedulian, Kapolres Bengkalis Berikan Booster Extra Fooding Kepada Petugas PPK

Bagus menambahkan bahwa budaya penghargaan dan sanksi yang tegas juga harus diterapkan. Unit kerja berkinerja tinggi perlu diapresiasi, sementara pelanggar diberi sanksi tegas.

“Kami optimistis, apabila langkah konkret ini dapat diimplementasikan dengan baik, maka kenaikan indeks bukan sekadar target administratif, melainkan bukti nyata transformasi mental birokrasi Pemerintah Kabupaten Bengkalis,” ujarnya.

Upaya tersebut, lanjut Bagus, sejalan dengan visi daerah untuk mewujudkan Bengkalis yang Bermarwah, Maju, Sejahtera, dan Unggul di Indonesia.

Acara asistensi dihadiri oleh pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas, serta pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis. Narasumber dari Biro Organisasi Setda Provinsi Riau serta perwakilan camat se-Kabupaten Bengkalis juga turut hadir.

[pnc/ril]

Artikel ini telah dibaca 203 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dua Pemuda Ditangkap, Polisi Telusuri Indikasi Jaringan di Mandau

14 Mei 2026 - 08:45 WIB

Petugas Satresnarkoba Polres Bengkalis menangkap dua pemuda terkait kasus sabu di Kecamatan Mandau.

Polisi Bekuk Pria Terkait Sabu di Bantan

14 Mei 2026 - 08:30 WIB

Petugas Satresnarkoba Polres Bengkalis menangkap pria dalam kasus sabu di Kecamatan Bantan.

Polres Bengkalis Tangkap Dua Pria Kasus Sabu di Kelapapati

14 Mei 2026 - 08:15 WIB

Petugas Polres Bengkalis menangkap dua pria kasus sabu di Kelapapati.

Polisi Ungkap Kasus Kekerasan Seksual Anak di Bengkalis

14 Mei 2026 - 08:00 WIB

Petugas Polsek Mandau melakukan penyelidikan kasus kekerasan seksual anak di wilayah Bengkalis.

GMNI Tuding DPRD dan Polisi Ingkar Kesepakatan Dialog BBM

13 Mei 2026 - 16:20 WIB

Mahasiswa GMNI berorasi di halaman DPRD Bengkalis saat aksi protes kelangkaan BBM.

Polisi Bongkar Dugaan Jalur Sabu Siak Kecil, DPO Diburu

13 Mei 2026 - 09:42 WIB

Polisi mengamankan barang bukti sabu di rumah tersangka di Siak Kecil
Trending di Hukrim