BENGKALIS – Polres Bengkalis bersama Forkopimda, tokoh adat, tokoh agama, organisasi masyarakat dan kepemudaan se-Kabupaten Bengkalis menggelar Deklarasi Damai untuk memperkuat komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di wilayah setempat. Kegiatan ini berlangsung di Aula Polres Bengkalis pada Senin, 1 September 2025.
Deklarasi tersebut dibacakan Sekretaris Daerah Bengkalis, dr. Ersan Saputra, mewakili Bupati Kasmarni. Dalam pembacaan ikrar, ada empat kesepakatan utama, yakni:
1. Menjaga dan menciptakan suasana yang kondusif, aman, serta damai di Bengkalis.
2. Menolak segala bentuk provokasi, ujaran kebencian, maupun isu SARA yang dapat mengancam persatuan bangsa.
3. Mengajak seluruh masyarakat berperan aktif dalam menjaga kerukunan dan ketertiban.
4. Menegaskan keamanan serta ketenteraman daerah merupakan tanggung jawab bersama seluruh lapisan masyarakat.
Kapolres Bengkalis, AKBP Budi Setiawan, dalam sambutannya menekankan bahwa deklarasi ini bukan hanya formalitas, tetapi harus diwujudkan dalam perilaku sehari-hari.
“Komitmen ini harus tampak nyata dalam kehidupan kita. Polri dan TNI tidak bisa bekerja sendiri, keamanan adalah kewajiban bersama masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya kebersamaan, saling menghargai perbedaan, dan mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan. “Kita ingin Bengkalis menjadi teladan dalam menjaga persatuan dan menghindari perpecahan,” tambahnya.
Menurut AKBP Budi, sinergi yang terjalin diharapkan menjadi kekuatan untuk menghadapi tantangan ke depan sekaligus mewujudkan masyarakat yang tertib, aman, dan sejahtera. “Semoga Allah SWT memberkahi langkah kita,” tutupnya.
Acara ini dihadiri berbagai unsur pimpinan daerah, antara lain Ketua DPRD Bengkalis Septian Nugraha, Kajari Bengkalis Nadda Lubis, Danposal Bengkalis Lettu (PM) Nirwan Hastya, Wakapolres Kompol Anton Rama Putra, Staf Ahli Bupati Johansyah Syafri, serta pejabat Pemkab Bengkalis.
Hadir pula Ketua MUI Bengkalis Amrizal, Ketua MKA LAMR Bengkalis Datuk H. Ilham Noer, Sekretaris DPH LAMR Bengkalis Datuk H. Abdul Vattah, perwakilan Pemuda Pancasila, serta para tokoh agama, adat, dan masyarakat.








