Menu

Mode Gelap

Pemerintahan Daerah · 28 Apr 2022 21:00 WIB ·

Lestarikan Tradisi, Bupati Bengkalis Buka Festival Lampu Colok


 Teks foto : Bupati Bengkalis Kasmarni saat menyalakan lampu colok sebagai tanda dibukanya festival lampu colok tingkat Kabupaten Bengkalis, Kamis (28/04/2022). Perbesar

Teks foto : Bupati Bengkalis Kasmarni saat menyalakan lampu colok sebagai tanda dibukanya festival lampu colok tingkat Kabupaten Bengkalis, Kamis (28/04/2022).

PRODESANEWS.COM | BENGKALIS – Untuk melestarikan tradisi warisan kehidupan masyarakat melayu khususnya Kabupaten Bengkalis menjelang hari raya Idul Fitri 1443 H/2022 M tepatnya malam 27 Ramadhan (7 likur), Bupati Bengkalis Kasmarni membuka secara resmi festival lampu colok tingkat Kabupaten Bengkalis di Dusun Siandal, Desa Damai Kecamatan Bengkalis, Kamis (28/04/2022).

Peresmian festival lampu colok ini ditandai dengan menyalakan api perdana lampu colok oleh Bupati Bengkalis didampingi Wakil Bupati Bengkalis H Bagus Santoso, Kapolres Bengkalis AKBP Indra Wijatmiko, serta Dandim 0303\Bengkalis Letkol Inf Endik Yunia.

Turut hadir Sekretaris Daerah Bengkalis H Bustami Hy, Kepala Pengadilan Agama Bengkalis Hasan Nul Hakim, Asisten Administrasi Umum Aulia, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Alfakhrurrazy, beserta seluruh perangkat Daerah di Lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis.

Dalam giat tersebut, Bupati menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak yang telah berkontribusi, berkomitmen untuk melestarikan Kembali kearifan lokal lampu colok yang laksanakan setiap tahun dalam menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri.

Lanjut Bupati, oleh sebab itu pelestarian budaya lokal masyarakat melayu ini harus tetap bersinar agar ianya tak hilang ditelan zaman, yang mana memiliki kekhasan dan keunikan tersendiri, yang dapat membuat warga Kabupaten Bengkalis yang saat ini berada di perantauan, rindu untuk pulang berhari raya di kampung halaman, serta dapat menarik kunjungan wisatawan.

“Tapi, jangan sampai kemeriahan dan keindahan kegiatan festival lampu colok ini, mengurangi aktivitas ibadah kita di bulan suci ramadhan, apalagi kita sudah berada di malam-malam terakhir ramadhan, yang mana didalamnya terdapat satu malam yang lebih baik dari seribu bulan, yakni malam lailatul qadar,” ucapnya.

Diakhir penyampaiannya, Bupati mengajak semua elemen masyarakat untuk terus menggaungkan serta mengupayakan lampu colok ini, agar festival lampu colok di Negeri Junjungan ini dapat menjadi kalender wisata religi baru, di tingkat Provinsi Riau bahkan tingkat Nasional setiap tahunnya menjelang hari raya Idul Fitri.

Baca Juga:  Kompol Robet Arizal Serahkan Zakat Mal Profesi ke Baznas Kabupaten Kepulauan Meranti

“Untuk itu menjadi tugas kita semua, baik masyarakat, pemerintah, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan budayawan, tokoh pemuda, serta semua elemen yang ada didaerah, agar dapat terus melestarikan dan menghidupkan tradisi budaya lokal ini, dari generasi ke generasi,” tutupnya.(ril)

Artikel ini telah dibaca 464 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Miliki Sabu 11,4 Gram, Warga Kelurahan Duri Barat Ini Akhirnya Dibekuk

12 Agustus 2022 - 13:45 WIB

Pemprov Riau Salurkan Bansos Sebesar Rp 24 Miliar Lebih Untuk 85 Panti Asuhan

11 Agustus 2022 - 15:26 WIB

Bahas Masalah Pernikahan Dibawah Umur, Kepala KUA Undang 9 Unsur

11 Agustus 2022 - 07:14 WIB

Inflasi di Riau Capai 7 Persen, Gubri : Ada Beberapa Upaya Yang Akan dilakukan TPID

10 Agustus 2022 - 19:00 WIB

Pedagang Bendera Musiman Keluhkan Sepinya Pembeli

10 Agustus 2022 - 15:02 WIB

Bagun Sinergi, Kasat Reskrim Coffe Morning Dengan Sejumlah Wartawan

9 Agustus 2022 - 16:29 WIB

Trending di Terkini