Menu

Mode Gelap

Terkini · 7 Okt 2024 21:13 WIB ·

Ketua Karang Taruna Desa Meskom Fasilitasi Tim Riset Litapdimas Tahun 2024 Tentang Aplikasi Bumdesa Syari’ah


 Muhammad Afdhal Ketua Karang taruna meskom Perbesar

Muhammad Afdhal Ketua Karang taruna meskom

Meskom- Dalam upaya menerapkan konsep syariah pada lembaga keuangan di desa khusus nya BUMDesa, Ketua Karang Taruna Desa Meskom Muhammad Afdhal berhasil membawa dan memfasilitasi salah satu Tim Riset Litapdimas Tahun 2024 ke Desa Meskom.

Riset bertujuan upaya sinkronisasi terkait aturan syariah yang telah dikeluarkan Perdanya (Red-peraturan daerah) oleh pemerintah Kabupaten Bengkalis agar bisa diterapkan pada BUMDesa.
Kegiatan riset dipimpin Ketua Tim riset Sandi Andika,MA merupakan dosen STAIN Bengkalis bersama satu rekannya praktis Ekonomi Syariah, Muhammad Ilham, M.Si, dipusatkan di Aula Kantor Kepala desa. pada, Senin, (1/10) lalu.

Kegiatan riset diawali dengan membuka Forum Grup Discussion (FGD), bersama komunitas nelayan kecil dan pengurus BUM Desa Meskom dengan metode Participation Action Research (PAR) guna dicovery problem dan solving problem di balai pelatihan Desa Meskom, pada Senin satu Oktober lalu.

Dalam kegiatan FGD, selain pemaparan dari tim riset, satu materi juga disampaikan oleh ketua karang taruna desa Meskom sekaligus perwakilan dari BUM Desa Meskom, Muhammad Afdhal. dalam pemaparan nya Afdhal menyampaikan terkait pengembangan Potensi Usaha ekonomi Desa melalui BUM Desa Meskom.

Pj. Kades Meskom, Susi Nelda SE, Sy dalam sambutan nya menyampaikan dukungan serta ungkapan terimakasih terkait kegiatan riset yang dilakukan oleh tim riset dari STAIN Bengkalis telah memilih desa Meskom sebagai desa objek penelitian, dan sangat berharap melalui FGD ini akan menambah literasi dan semangat masyarakat nelayan untuk produktif mengembangkan potensi potensi usaha yang mungkin bisa dibuat.

“Dalam hal ini kami menyampaikan terimakasih telah memilih desa Meskom menjadi subjek penelitian, ” ujar Susi Nelda.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua BPD Meskom Bapak Abu Thalib, dalam kesempatan itu, ia juga mendukung dan menyampaikan pesan terkait kegiatan riset, “bahkan saya baru tahu BUMDes sudah ada yang berbasis syariah melalui Perbup no 81 Tahun 2019 padahal sudah hampir 5 tahun yang lalu, ” kata Abu.

Baca Juga:  Polres Bengkalis Amankan 10 Spesialis Maling Kabel Objek Vital PT Pertamina di Duri

Mengawali FGD dilakukan pre test dan diakhiri dengan post test oleh seluruh peserta diskusi yang berjumlah 25 orang guna mengukur keberhasilan dan tingkat signifikasi diskusi yang dilakukan.

Berbagai tanggapan dari peserta rata rata peserta sangat mendukung jika BUM Desa dikonversi menjadi BUM Desa Berbasis Syariah karena melihat berbagai persoalan yang dihadapi oleh BUM Desa menjadi harapan BUM Desa Berbasis syariah menjadi solusi. “Hal ini tentu menjadi tugas berat yang harus diusahakan bersama semua pihak dalam rangka menuju ekonomi masyarakat bebas riba, ” ungkap salah seorang peserta.

Sementara itu, terkait kegiatan riset yang dilakukan oleh kedua dosen STAIN Bengkalis itu, Ketua STAIN Bengkalis , Dr. H. Abu Anwar, M.Ag memberikan apresiasi atas terselenggaranya FDG oleh dosen STAIN Bengkalis ini. Beliau berharap kehadiran STAIN Bengkalis dapat memberikan manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat.
“Semoga apa yang dilakukan memberikan manfaat buat masyarakat, ” ujarnya.

Artikel ini telah dibaca 125 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Hari Berkah, PWI Riau Gelar Pemotongan Hewan Kurban Idul Adha

28 Mei 2026 - 10:09 WIB

Sapi Qurban Presiden dari APBN Tuai Kritik Keras PDIP

27 Mei 2026 - 17:00 WIB

Guntur Romli mengkritik penggunaan APBN untuk pembelian sapi kurban Presiden Prabowo.

BLT -DD Tahap 1,2 dan 3 Disalurkan, 20 KPM Desa Sungai Batang Terima Manfaat

26 Mei 2026 - 15:33 WIB

BLT DD Kelemantan Barat Tahap I Disalurkan, 15 KPM Terima Bantuan Tahun 2026

24 Mei 2026 - 15:12 WIB

Polsek Bengkalis dan Pemdes Sungai Batang Bersinergi Kembangkan Jagung Pipil

21 Mei 2026 - 19:13 WIB

MBG Disorot MK, Prabowo Bongkar Ribuan Dapur Bermasalah

21 Mei 2026 - 18:30 WIB

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan evaluasi program Makan Bergizi Gratis dalam rapat paripurna DPR.
Trending di Nasional