Menu

Mode Gelap

Hukrim · 10 Des 2025 11:50 WIB ·

Kejari Bengkalis Soroti Peredaran Narkoba yang Masih Tinggi


 📸 Pemusnahan barang bukti dari 395 perkara pidana yang telah inkrah. Perbesar

📸 Pemusnahan barang bukti dari 395 perkara pidana yang telah inkrah.

Prodesanews.com | Bengkalis – Kejaksaan Negeri Bengkalis memusnahkan barang bukti dari 395 perkara pidana yang telah inkrah. Pemusnahan ini kembali membuka potret gelap Bengkalis sebagai salah satu jalur rawan penyelundupan narkotika di pesisir timur Sumatra. Agenda berlangsung di halaman kantor Kejari Bengkalis, Rabu, 10 Desember 2025.

Acara tersebut dihadiri Kapolres Bengkalis AKBP Budi Setiawan, Kepala Bea Cukai Bengkalis Eka Mustika Galih Sayudo, Kepala Rupbasan Kelas II Bengkalis Muhammad Anwar, serta perwakilan Pengadilan Negeri, Lapas Bengkalis, dan Loka POM Kota Dumai. Kehadiran beragam institusi ini menandai betapa kompleksnya rantai penegakan hukum terhadap kasus-kasus yang sebagian besar berbasis peredaran gelap narkotika di wilayah perbatasan.

Kejari mencatat mayoritas perkara yang dimusnahkan adalah narkotika: 2.963,19 gram sabu, 142,84 gram ganja, dan 781 butir ekstasi. Angka itu menjadi indikator bahwa jalur penyelundupan belum sepenuhnya terputus, meski penindakan terus berlangsung. Selain narkotika, kejaksaan juga memusnahkan barang bukti dari 34 perkara Kamnegtibum dan TPUL, dua perkara kepabeanan, dan satu perkara kesehatan.

Kepala Kejari Bengkalis Nadda Lubis mengatakan pemusnahan ini bukan sekadar penyelesaian administratif, melainkan bagian dari upaya menutup kemungkinan barang bukti kembali masuk ke pasar ilegal. “Pemusnahan ini adalah pesan jelas bahwa kejahatan tidak boleh mempunyai ruang hidup di Bengkalis. Kami ingin memastikan daerah ini tetap aman dan masyarakat terlindungi dari ancaman narkotika maupun tindak pidana lainnya,” ujar Nadda.

Sementara, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Andris Wasono, menilai kasus narkotika di Bengkalis menunjukkan tantangan serius bagi aparat penegak hukum. Ia menegaskan perlunya konsistensi dan kolaborasi lintas lembaga, terutama mengingat posisi geografis Bengkalis sebagai wilayah perlintasan. “Upaya ini menunjukkan keseriusan aparat menjaga Bengkalis dari berbagai ancaman. Pemerintah siap memperkuat sinergi agar ruang hidup masyarakat semakin aman dan bebas dari narkoba,” kata Andris.

Baca Juga:  Keppres Biaya Haji 2024 Terbit, Ini Tahapan Pelunasan dan Besarannya

Pemusnahan barang bukti ini kembali menyoroti bahwa meskipun operasi penegakan hukum berjalan, arus masuk narkotika ke wilayah pesisir belum sepenuhnya mereda. Bengkalis, dengan garis pantai yang luas dan akses laut yang terbuka, masih menjadi salah satu titik rentan peredaran gelap. Tantangannya bukan hanya penindakan, tetapi konsistensi pengawasan di lapangan. [ril]

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Bengkalis Perkuat Sinergi Forkopimda

1 Juli 2026 - 12:45 WIB

Kapolres Bengkalis bersama Forkopimda pada syukuran Hari Bhayangkara ke-80.

DPRD Bengkalis Nilai Distribusi BBM Jadi Akar Persoalan

29 Juni 2026 - 16:50 WIB

Komisi III DPRD Bengkalis bertemu Dinas ESDM Provinsi Riau membahas distribusi BBM Bengkalis dan usulan penambahan kuota BBM bersubsidi.

Polres Bengkalis Ungkap Dua Kasus Sabu di Mandau, Dua Pengedar Ditangkap

29 Juni 2026 - 11:00 WIB

Petugas Satresnarkoba Polres Bengkalis menunjukkan barang bukti sabu hasil pengungkapan dua kasus di Kecamatan Mandau.

BLT DD Tahap 4,5 dan 6 Desa Sungai Batang Disalurkan

27 Juni 2026 - 07:20 WIB

Terlibat Penggelapan dan Penadahan Sepeda Motor, Dua Pria Ditangkap

26 Juni 2026 - 16:45 WIB

Petugas Polres Bengkalis mengamankan sepeda motor Honda Beat Street dalam kasus dugaan penggelapan dan penadahan.

Kasus Sabu di Siak Kecil, Polisi Tangkap Dua Pria

26 Juni 2026 - 13:50 WIB

Petugas Polsek Siak Kecil menunjukkan barang bukti dalam pengungkapan kasus sabu di Bengkalis.
Trending di Hukrim