Menu

Mode Gelap

Sorot · 23 Jun 2025 11:36 WIB ·

Kasmarni Tak Ingin Lagi Bergantung pada APBD


 📸Kasmarni targetkan pembangunan berbasis inovasi dan sumber dana alternatif di luar APBD. Perbesar

📸Kasmarni targetkan pembangunan berbasis inovasi dan sumber dana alternatif di luar APBD.

Prodesanews.com | BENGKALIS — Pemerintah Kabupaten Bengkalis mulai menata arah pembangunan lima tahun ke depan dengan pendekatan baru. Dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) RPJMD 2025–2029, Bupati Kasmarni menekankan pentingnya mencari sumber pembiayaan alternatif di luar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Kami sudah menganalisis kebutuhan dan kemampuan fiskal daerah secara menyeluruh untuk lima tahun ke depan,” kata Kasmarni, saat membuka Musrenbang di ruang rapat Dang Merdu, Kantor Bupati Bengkalis, Senin, 23 Juni 2025. Pemerintah, kata dia, ingin memastikan pembangunan tidak terhambat oleh keterbatasan anggaran.

Musrenbang RPJMD kali ini juga menjadi tonggak bagi periode kedua kepemimpinan Kasmarni dan Wakil Bupati Bagus Santoso. Mereka kembali menawarkan visi besar: Bengkalis yang Bermarwah, Maju, Sejahtera, dan Unggul di tingkat nasional. Visi itu dijabarkan dalam tiga misi utama—pemberdayaan ekonomi, penguatan tata kelola berbasis budaya dan agama, serta pembangunan infrastruktur.

Untuk mendukung pelaksanaan misi tersebut, lima program unggulan disiapkan. Di antaranya: bantuan keuangan satu miliar rupiah, beasiswa khusus dan berprestasi, jaminan sosial dan layanan kesehatan total, sistem kependudukan berbasis mobile, serta optimalisasi transportasi antarpulau.

Pemerintah Kabupaten mengklaim seluruh arah kebijakan RPJMD telah disusun selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) lewat pendekatan Asta Cita. Fokus nasional seperti swasembada pangan, hilirisasi, dan inovasi juga turut diadopsi dalam rencana pembangunan daerah.

Meski begitu, tantangan terbesar tetap pada sektor pembiayaan. Kasmarni menyebut perlunya pendekatan yang lebih terstruktur dalam mencari dana di luar skema anggaran rutin. “Fokus kami adalah menyusun strategi pembiayaan yang realistis, tanpa mengorbankan arah pembangunan,” ujarnya.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam forum tersebut, antara lain Ketua DPRD Bengkalis Septian Nugraha, Wakil Bupati Bagus Santoso, Sekretaris Daerah dr. Ersan Saputra, serta perwakilan Kementerian PPN/Bappenas, Bagus Agung Herbowo. Kepala perangkat daerah dan para camat se-Kabupaten Bengkalis juga mengikuti agenda tersebut.

Baca Juga:  Sekretariat DPRD Gelar Rapat Persiapan Pembahasan Renja 2024

Musrenbang ditutup dengan penandatanganan berita acara oleh Kasmarni bersama Forkopimda, DPRD, dan para pemangku kepentingan lainnya. Penandatanganan itu menjadi simbol komitmen bersama dalam membangun Bengkalis dengan pendekatan kolaboratif lima tahun mendatang.

[pnc/ril]

Artikel ini telah dibaca 231 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kasmarni Ancam Sanksi Tegas Kepala Sekolah Terlibat Pungli PPDB

8 Juni 2026 - 15:50 WIB

Kasmarni melantik 215 kepala sekolah dan menegaskan larangan Pungli PPDB di Bengkalis.

Pengendalian Korupsi Bengkalis Jadi Sorotan, Kasmarni Minta Perbaikan

8 Juni 2026 - 14:10 WIB

Bupati Bengkalis Kasmarni membuka Asistensi Peningkatan Efektivitas Pengendalian Korupsi (IEPK) Tahun 2026 di Kantor Bupati Bengkalis.

Kasmarni Dukung MoU Perlindungan Hukum Guru di Bengkalis

8 Juni 2026 - 13:42 WIB

Bupati Bengkalis Kasmarni menyaksikan penandatanganan MoU perlindungan hukum guru antara PGRI Kabupaten Bengkalis dan Polres Bengkalis.

Sekda Minta Satgas Perkuat Deteksi Dini Karhutla Bengkalis

4 Juni 2026 - 10:20 WIB

Sekda Bengkalis Ersan Saputra memeriksa peralatan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan saat apel kesiapsiagaan tahun 2026.

Perpisahan SDN 4 Bengkalis Buktikan Acara Sederhana Tetap Berkesan

3 Juni 2026 - 13:00 WIB

Siswa kelas VI mengikuti Perpisahan SDN 4 Bengkalis di halaman sekolah.

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Wabup Bengkalis Soroti Pentingnya Akurasi Data

2 Juni 2026 - 10:40 WIB

Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso membuka pelatihan petugas Sensus Ekonomi 2026 di Bengkalis.
Trending di Pemerintah Daerah