PRODESANEWS.COM | BENGKALIS –Duka menyelimuti Kabupaten Bengkalis. Kepala Kejaksaan Negeri Bengkalis, Dr. Sri Odit Megonondo, tutup usia pada Rabu, 9 Juli 2025, di Semarang, Jawa Tengah, akibat serangan jantung. Kepergiannya menjadi kehilangan besar, tidak hanya bagi institusi yang dipimpinnya, tetapi juga bagi Pemerintah Kabupaten Bengkalis dan masyarakat yang pernah merasakan dedikasi dan keteladanannya.
Bupati Bengkalis, Kasmarni, menyampaikan ungkapan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya almarhum. Dalam suasana duka yang menyelimuti, ia tak hanya mengenang almarhum sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra kerja yang menjunjung tinggi nilai integritas dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berkeadilan.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Bapak Dr. Sri Odit Megonondo, Kepala Kejaksaan Negeri Bengkalis. Semoga almarhum diampuni segala dosa dan kesalahannya, dilapangkan kuburnya, serta ditempatkan di sisi Allah SWT di tempat terbaik,” ujar Kasmarni dengan nada haru.
Selama masa tugasnya, almarhum dikenal luas sebagai pribadi hangat dan tegas. Ia tidak hanya menjalankan amanah sebagai kepala kejaksaan, tetapi juga ikut membangun sinergi yang konstruktif antara lembaga penegak hukum dan Pemerintah Daerah. Di bawah kepemimpinannya, Kejaksaan Negeri Bengkalis turut berperan aktif dalam pengawasan terhadap kebijakan publik dan pendampingan hukum terhadap berbagai program strategis daerah.
Kasmarni mengenang interaksi mereka sebagai bentuk kolaborasi yang sehat. Almarhum, menurutnya, selalu hadir dengan semangat memperkuat lembaga pemerintahan, memberikan masukan, dan kritik membangun yang dilandasi semangat kemajuan daerah. Sikapnya yang terbuka dan profesional membuat setiap ruang diskusi terasa produktif dan penuh kehangatan.
“Beliau adalah sosok yang memiliki pandangan jernih dan komitmen yang kuat terhadap pemberantasan korupsi dan penguatan akuntabilitas publik. Kami merasa sangat kehilangan atas kepergian beliau,” tambah Kasmarni.
Lebih jauh, Bupati Bengkalis itu juga menekankan pentingnya meneruskan semangat kolaboratif yang telah diwariskan almarhum. Ia mengajak seluruh jajaran pemerintah, tokoh masyarakat, dan pemangku kepentingan di Kabupaten Bengkalis untuk tetap menjaga kebersamaan, soliditas, serta semangat pelayanan publik yang berintegritas.
“Kita telah banyak belajar dari keteladanan almarhum. Kini saatnya kita melanjutkan semangat itu dengan memperkuat sinergi antar lembaga, menjaga nilai-nilai profesionalisme, dan membangun kepercayaan publik melalui kerja nyata,” ujarnya.
Dalam momentum duka ini, Pemerintah Kabupaten Bengkalis memberikan penghormatan tertinggi kepada almarhum atas seluruh pengabdian dan kontribusinya selama bertugas di daerah. Tidak sedikit perubahan positif yang ditinggalkan, baik dalam aspek hukum, kelembagaan, maupun dalam penguatan relasi antar lembaga.
Bupati Kasmarni juga menyampaikan doa khusus bagi keluarga besar almarhum dan seluruh jajaran Kejaksaan Negeri Bengkalis agar diberi ketabahan dan kekuatan menghadapi ujian ini.
“Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi keikhlasan dan kesabaran. Dan semoga amal ibadah almarhum menjadi penerang jalannya di akhirat kelak. Aamiin ya Rabbal ‘alamin,” pungkas Kasmarni.
Kepergian Dr. Sri Odit Megonondo meninggalkan duka yang mendalam, namun juga warisan semangat kerja yang patut dilanjutkan. Pemerintah Kabupaten Bengkalis berkomitmen untuk terus memperkuat prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang telah menjadi bagian dari perjuangan almarhum semasa hidupnya.
[pnc/ril]








