Prodesanews.com | Pekanbaru, 28 Januari 2026 — Aksi penjambretan di Jalan Tengku Bey, Pekanbaru, Riau, awal pekan ini berakhir tragis. Seorang karyawati bank meninggal dunia setelah terjatuh dan tertabrak kendaraan lain saat berusaha mempertahankan tasnya dari tarikan pelaku.
Peristiwa itu terjadi pada Senin pagi, 26 Januari 2026, sekitar pukul 08.30 WIB, di Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru. Korban, SHH (43) diketahui bekerja sebagai karyawan Bank Riau Kepri Syariah (BRK Syariah) dan berdomisili di Jalan Tengku Bey, Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya.
Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor ketika dua orang pelaku mendekat dan mencoba merampas tas miliknya. Korban sempat mempertahankan tas tersebut. Namun, tarikan pelaku membuatnya kehilangan keseimbangan hingga terjatuh ke badan jalan dan tertabrak sepeda motor lain yang melintas.
“Pelaku menarik tas korban secara paksa hingga korban terjatuh ke badan jalan dan tertabrak sepeda motor lain. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun meninggal dunia akibat luka berat,” ujar Kapolsek Bukit Raya Komisaris David Ricardo.
Aksi penjambretan itu disaksikan warga sekitar. Sejumlah warga mengejar dan menangkap kedua pelaku. Emosi massa memuncak hingga keduanya dikeroyok sampai babak belur. Sepeda motor yang digunakan pelaku turut dibakar warga di lokasi kejadian.
Polisi yang menerima laporan segera mendatangi lokasi. Tim Opsnal Polsek Bukit Raya mengamankan kedua pelaku yang diketahui merupakan pasangan kekasih.
Kedua pelaku masing-masing berinisial JS (21) dan SL (26), warga Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru. Polisi menyebut SL merupakan residivis kasus serupa yang sebelumnya pernah diproses hukum.
Dalam aksinya, SL berperan membantu JS yang bertindak sebagai pelaku utama. Hingga kini penyidik masih melakukan pengembangan perkara. “Yang perempuan dibonceng, membantu saja. Yang laki-laki masih dirawat dan belum bisa dimintai keterangan,” ujar David.
Akibat amukan massa, JS mengalami luka robek di pelipis kiri dan bagian belakang kepala. Sementara SL mengalami lebam di mata kanan. Keduanya kini berada dalam pengamanan polisi.[pnc/ril]








