Prodesanews.com | BENGKALIS – Pemerintah Kabupaten Bengkalis mencatat penurunan signifikan Indeks Harga Konsumen (IHK) pada minggu kedua Mei 2025. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) setempat, IHK Bengkalis tercatat turun sebesar -2,66 persen, dibandingkan minggu pertama yang mencapai 5,09 persen.
Hal ini disampaikan Asisten I Bupati Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Andris Wasono dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi yang digelar secara daring bersama Kementerian Dalam Negeri, Senin, 19 Mei 2025. Rapat dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan dilanjutkan oleh Sekretaris Jenderal Kemendagri.
Dalam paparannya, Andris menyebut beberapa komoditas yang berkontribusi besar terhadap penurunan inflasi, seperti cabai merah sebesar -1,3475 persen, daging ayam ras -0,8292 persen, serta cabai rawit -0,4712 persen. Sementara itu, bahan pokok seperti beras dan telur ayam ras tetap menjadi perhatian karena merupakan kebutuhan konsumsi harian masyarakat.
Kemendagri melalui Sekretaris Jenderal juga mengimbau pemerintah daerah untuk lebih aktif memantau harga bahan pokok strategis, seperti minyak goreng, telur ayam ras, daging ayam, dan bawang putih. Data harga ini akan menjadi bahan evaluasi pada rapat inflasi pekan berikutnya.
Menanggapi hal itu, Andris menegaskan komitmen Pemkab Bengkalis dalam menjaga stabilitas harga dan mendukung program nasional pengendalian inflasi. Ia juga mengapresiasi kerja kolaboratif lintas instansi yang telah berperan dalam pemantauan harga di daerah.
“Terima kasih kepada Tim Andil Inflasi dan BPS Bengkalis serta pihak-pihak terkait yang sudah bekerja keras memantau inflasi, sehingga pasokan bahan pokok masyarakat terpenuhi,” ujar Andris.
Dalam rapat tersebut, Andris turut didampingi oleh Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Aulia, Sekretaris BPBD Hasbullah, serta sejumlah perwakilan perangkat daerah di lingkungan Pemkab Bengkalis.[ril]








