Menu

Mode Gelap

Sorot · 30 Mei 2025 12:12 WIB ·

Dorong Lompatan Ekonomi Bengkalis, Komisi II DPRD Gali Inovasi Teknologi dari BRIDA Riau


 📸 Foto Bersama Komisi II DPRD Bersama Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Riau. Perbesar

📸 Foto Bersama Komisi II DPRD Bersama Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Riau.

Prodesanews.com | PEKANBARU – Komisi II DPRD Kabupaten Bengkalis terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong percepatan pembangunan daerah melalui penguatan riset dan pemanfaatan inovasi berbasis teknologi. Hal ini tercermin dalam kunjungan kerja Komisi II ke Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Riau, Rabu (28/05/2025), di Kota Pekanbaru.

Rombongan DPRD Bengkalis yang dipimpin Wakil Ketua Komisi II, Tairan, SH, disambut langsung oleh Sekretaris BRIDA Riau, Eka Hardianto, bersama jajaran. Hadir pula dalam pertemuan tersebut Wakil Ketua II DPRD Bengkalis, Hendrik Firnanda Pangaribuan.

Dalam pertemuan tersebut, Tairan menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk menggali informasi seputar pemanfaatan riset dan inovasi oleh BRIDA dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya dalam mendukung potensi lokal berbasis teknologi.

“Melalui kunjungan ini, kami ingin mengetahui bagaimana riset dan inovasi bisa dimanfaatkan secara konkret dalam pembangunan daerah, khususnya di Kabupaten Bengkalis,” ujar Tairan.

Sekretaris BRIDA, Eka Hardianto, memaparkan peran aktif lembaganya dalam mendukung pengembangan riset dan inovasi teknologi di Provinsi Riau, salah satunya melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Riau Science and Techno Park (RSTP).

Kepala UPT RSTP, Sofyan Hadi, menjelaskan bahwa BRIDA tengah mengembangkan berbagai bentuk inovasi berbasis riset yang secara khusus telah ditawarkan kepada Bappeda Kabupaten Bengkalis.

“Bengkalis seharusnya tidak hanya menerima Dana Bagi Hasil (DBH) Migas, tetapi juga mulai mengelola potensi migasnya sendiri,” ungkap Sofyan. Ia juga menyebutkan peluang pengembangan energi terbarukan dari tanaman seperti singkong, yang dapat diolah menjadi bioetanol.

Sofyan menambahkan bahwa hasil riset tidak boleh berhenti hanya pada level laboratorium atau proyek percontohan semata. Oleh karena itu, penting untuk mendorong inkubasi bisnis berbasis teknologi, agar mampu menjembatani antara riset dan sektor industri.

Baca Juga:  BNNP Riau Musnahkan 3 Kg Sabu dan 801 Butir Pil Ekstasi

“Kami mendorong adanya transfer teknologi ke sektor industri dan pengembangan startup berbasis riset yang memiliki nilai ekonomi tinggi,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi II DPRD Bengkalis, Erwan, mengungkapkan bahwa masih banyak hasil riset yang terbentur regulasi dan belum mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Ia juga menanyakan tentang tata cara pembentukan BRIDA serta pengelolaan sumber daya manusia di dalamnya.

Perwakilan dari Bappeda Bengkalis, Fadhlan Daulay, yang turut hadir dalam pertemuan menyampaikan bahwa saat ini Kabupaten Bengkalis masih menghadapi keterbatasan SDM dalam bidang pengembangan inovasi teknologi, serta belum menjalin kemitraan strategis dengan kalangan akademisi. Meski demikian, pihaknya menyambut baik sinergi dengan BRIDA, terutama dalam mendukung program unggulan daerah di sektor kelapa sawit, padi, dan perikanan.

Sementara itu, anggota Komisi II lainnya, Laurensius Tampubolon, menyoroti potensi kerja sama antara BRIDA dengan Dinas Tenaga Kerja di Kecamatan Mandau dalam rangka mendorong sertifikasi tenaga kerja industri. Menurutnya, langkah ini dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dalam forum yang sama, H. Muhammad Rafee turut mempertanyakan bentuk konkret dukungan BRIDA terhadap proses inkubasi UMKM. Menjawab hal tersebut, Sofyan Hadi menegaskan bahwa BRIDA siap memberikan pendampingan, layanan konsultasi, dan bantuan administrasi kepada pelaku UMKM, namun pengembangan teknologi tidak bisa sepenuhnya mengandalkan dana APBD.

“Perlu kemitraan dengan pihak swasta dan dukungan dari kementerian terkait seperti Kementerian Riset, ESDM, dan Migas. Kami juga menyarankan agar Komisi II melakukan studi banding ke Technopark Solo yang telah menerapkan sistem pelatihan dan sertifikasi industri secara terintegrasi,” tambahnya.

Menutup pertemuan, Tairan menyampaikan apresiasi atas pemaparan dan keterbukaan BRIDA dalam menjalin kerja sama dengan DPRD Bengkalis.

Baca Juga:  Sambut Ramadhan, Masyarakat Teluk Latak Gelar Pawai Obor dan Sholawat Keliling Kampung

“Kami berharap berbagai inovasi yang telah dilakukan di Provinsi Riau dapat diaplikasikan juga di Kabupaten Bengkalis, demi mendorong kemajuan daerah ke depan,” tutupnya.

[pnc/ril]

Artikel ini telah dibaca 133 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bupati Kasmarni minta ICMI Bengkalis bawa gagasan ke lapangan

31 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Bupati Bengkalis Kasmarni menghadiri pelantikan Pengurus ICMI Orda Bengkalis.

Kemenkes Kaji Usulan Pemkab Bengkalis Bangun RSUD Bukit Batu

27 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso saat audiensi dengan Wakil Menteri Kesehatan.

Kualitas Udara Tak Sehat, Sekolah di Bengkalis Diminta Batasi Aktivitas Luar

25 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Surat edaran Dinas Pendidikan Bengkalis tentang pembelajaran saat kabut asap

Polisi Ringkus Pengedar Ekstasi dan Buron Narkoba Bengkalis

21 Agustus 2026 - 10:50 WIB

Polisi mengungkap dua kasus narkotika berbeda di Mandau dengan 29 butir ekstasi dan satu DPO

Polisi Tangkap Pria di Bengkalis, Ngaku Beli Sabu dari Perempuan

21 Agustus 2026 - 08:15 WIB

Polisi menangkap pria berinisial YR dalam kasus dugaan penyalahgunaan sabu di Bengkalis

Polres Bengkalis Ungkap Lima Kasus Narkotika, 9 Orang Diamankan

20 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Satresnarkoba Polres Bengkalis mengungkap lima perkara narkotika dalam tiga hari dengan barang bukti sabu dan ganja.
Trending di Hukrim